Pilpres 2024
TPD AMIN Nilai Survei LKSP Lebih Realistis Dibanding Hasil Lembaga Lain, Prabowo Kalah Tipis
Dalam survei tersebut disebutkan, Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan berlangsung dua putaran.
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Pemenangan Daerah (TPD) Sulawesi Selatan (Sulsel) tanggapi survei Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP).
Dalam survei tersebut disebutkan, Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 akan berlangsung dua putaran.
Jumlah sampel dalam survei itu sebesar 2.185 dengan Margin of Error (MoE) 2,0 persen, tingkat kepercayaan 95 persen dan control response rate 95 persen.
Periode survei dilakukan mulai 1-8 Januari 2023 dan dilengkapi dengan FGD pakar (25 Januari 2024) untuk
memvalidasi temuan.
Hasilnya, elektabilitas dari pasangan Anies-Muhaimin mendapatkan suara sebesar 32,41 persen.
Untuk Prabowo-Gibran mendapatkan 32,02 persen dan untuk Ganjar-Mahfud MD mendapat 19,52 persen.
Sementara itu sisanya sebanyak 16,05 persen belum menentukan pilihan mereka.
Juru bicara TPD AMIN Sulsel Asri Tadda mengatakan, hasil survei LKSP lebih terlihat realistis dari survei-survei lainnya.
"Sehingga dengan demikian, maka opsi dua putaran menjadi sangat masuk akal, meskipun kami terus berupaya menang satu putaran," katanya saat dihubungi, Kamis (8/2/2024).
Asri menilai, hasil 32,41 persen untuk pasangan AMIN membuat pilpres akan berlangsung dua putaran dan tidak seperti yang digaungkan pasangan lainnya.
"Pasangan nimor 2 juga dapat 32,02 persen dan pasangan nomor 3 dapat 19,52 persen, lalu ada 16 persen swing votersnya," ujarnya.
Meskipun dari beberapa lembaga survei pasangan lain unggul 40 persen lebih, kata Asri, mereka tetap menjadikan hal tersebut menjadi pembanding.
"Karena secara internal, survey AMIN sebenarnya di atas 50 persen kalau Pilpres dilakukan secara jurdil, maka AMIN bisa menang satu putaran," jelasnya.
Lembaga survei
Tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 telah melewati debat terakhir pada Minggu (4/2/2024).
Dari lima kali debat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), masyarakat dapat menilai performa para pasangan calon (paslon) saat beradu gagasan sebagai bahan pertimbangan.
Sejumlah lembaga survei pun mengungkap elektabilitas tiga paslon dalam kurun waktu Januari hingga Februari 2024.
Jajak pendapat ini dapat menjadi gambaran popularitas capres-cawapres menjelang hari pencoblosan pada 14 Februari 2024.
Pasalnya, kurang dari seminggu, masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih harus menentukan pilihan dan menggunakan hak suara saat hari pencoblosan.
Berikut elektabilitas capres-cawapres menurut berbagai survei terbaru:
Berdasarkan beberapa survei, paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tercatat masih unggul.
Sementara itu, pasangan nomor urut 01, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar tampak bersaing ketat dengan paslon nomor urut 03, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Hasil Survei Populi Center
Lembaga survei Populi Center menunjukkan elektabilitas Prabowo-Gibran menjadi yang paling tinggi dengan angka 52,5 persen.
Sementara Anies Baswedan-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud, masing-masing berada di posisi kedua dengan perolehan 22,1 persen serta 16,9 persen.
"Adapun yang belum memutuskan sebesar 6,3 persen, dan menolak menjawab sebesar 2,2 persen," tulis Populi dalam keterangannya, Rabu (7/2/2024).
Survei nasional Populi digelar pada 27 Januari-3 Februari 2024 dengan 1.500 responden dari 38 provinsi berdasarkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT).
Metode penentuan responden dilakukan acak bertingkat, melalui wawancara secara tatap muka.
Dengan margin of error di angka kurang lebih 2,53 persen, survei Populi memiliki tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Berikut elektabilitas capres-cawapres menurut Populi Center:
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka: 52,5 persen
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 22,1 persen
Ganjar Pranowo-Mahfud MD: 16,9 persen.
Hasil survei Poltracking di Jatim
Poltracking Indonesia merilis hasil survei terkait dukungan tiga capres dan cawapres di Jawa Timur (Jatim).
Direktur Riset Poltracking Indonesia Arya Budi menyebutkan, dukungan pada paslon nomor urut 02, Prabowo-Gibran unggul sebesar 60,9 persen.
Ganjar-Mahfud menduduki peringkat kedua dengan perolehan 16,3 persen, sedangkan pasangan Anies-Muhaimin Iskandar di posisi ketiga sebesar 15,3 persen.
Poltracking menunjukkan, sebagian pemilih di Jawa Timur yang merasa dekat dengan organisasi seperti Nahdlatul Ulama (NU) condong memilih pasangan Prabowo-Gibran.
"Sisanya tersebar, baik ke Anies-Muhaimin maupun Ganjar-Mahfud. Meskipun secara basis identitasnya Muhaimin maupun Mahfud sama-sama secara eksplisit berada dari kelompok Nahdlatul Ulama," kata Arya, Selasa (6/2/2024).
Survei Poltracking Indonesia diambil dalam kurun waktu 25-31 Januari 2024 menggunakan metode stratified multistage random sampling.
Dengan margin of error lebih kurang 1,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, berikut elektabilitas capres-cawapres di Jawa Timur menurut Poltracking:
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka: 60,9 persen Ganjar Pranowo-Mahfud MD: 16,3 persen Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 15,3 persen.
Sebelumnya, Poltracking sempat menggelar survei secara nasional melalui wawancara tatap muka pada 1-7 Januari 2024.
Survei tersebut mengambil sampel 1.220 responden dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berikut elektabilitas capres-cawapres secara nasional menurut Poltracking:
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka: 46,7 persen Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 26,9 persen Ganjar Pranowo-Mahfud MD: 20,6 persen.
Hasil survei Charta Politika
Survei Charta Politika memperlihatkan elektabilitas atau tingkat keterpilihan pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran berada di posisi teratas, dengan angka 42,2 persen.
Dikutip dari Senin (22/1/2024), survei nasional yang berlangsung pada 4-11 Januari 2024 ini menempatkan Ganjar-Mahfud di urutan kedua dengan elektabilitas sebesar 28 persen.
Sementara itu, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar berada di urutan terakhir dengan angka 26,7 persen.
Survei ini digelar dengan metode multistage random sampling terhadap 1.220 responden di seluruh Indonesia.
Dengan margin of error di angka 2,82 persen, berikut elektabilitas capres-cawapres menurut Charta Politika:
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka: 42,2 persen Ganjar Pranowo-Mahfud MD: 28 persen Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 26,7 persen.
Hasil survei LSI
Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengungkapkan, elektabilitas paslon Prabowo-Gibran unggul dibandingkan dua pasangan lainnya.
Tingkat elektoral Prabowo-Gibran pada Januari mencapai 47,0 persen, tercatat naik sekitar 1 persen daripada survei periode sebelumnya pada Desember 2023.
Dilansir dari Sabtu (20/1/2024), urutan kedua ada pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies-Muhaimin, mengekor dengan elektabilitas 23,2 persen.
Sementara di urutan ketiga, ada pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud, yang elektabilitasnya sebesar 21,7 persen.
Melibatkan 1.206 responden yang dipilih secara acak melalui metode double sampling, jajak pendapat dilakukan melalui telepon pada 10-11 Januari 2024.
Dengan metode tersebut, margin of error survei diperkirakan kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Berikut elektabilitas capres-cawapres menurut LSI:
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka: 47,0 persen Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 23,2 persen Ganjar Pranowo-Mahfud MD: 21,7 persen.(*)
| Mahfud MD: Saya Lebih Baik dari Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming |
|
|---|
| Cak Imin Nilai Wacana Pembentukan Presidential Club Positif |
|
|---|
| Alasan Surya Paloh Tinggalkan Anies Baswedan Usai Kalah di Pilpres, Kini Dukung Prabowo-Gibran |
|
|---|
| PBB Takut Yusril Ihza Mahendra tak Jadi Menteri? NasDem-PKB Dukung Prabowo |
|
|---|
| Prabowo-Gibran tidak Mundur Hingga Dilantik Jadi Presiden-Wapres |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Calon-presiden-nomor-urut-1-Anies-Baswedanpakai-songkok.jpg)