Headline Tribun Timur
Ganjar Tak Setuju Program Makan Gratis
Ini merupakan debat terakhir sebelum memasuki masa minggu tenang atau 10 hari jelang pemilihan berlangsung.
Prabowo lantas menanggapi bahwa programnya juga seperti yang disampaikan Ganjar.
"Sebetulnya yang saya sampaikan ya persis itu, program saya, kita beri makan ibu yang sedang hamil."
"Tapi karena stunting itu, kurang gizi. Karena ibu dan dianya kurang gizi, dia stunting," katanya.
"Itu terjadi pada anak di seluruh bagian Indonesia yang saya temukan, anak usia 10 tahun seperti umur 4 tahun. Jadi kita harus kasih bantuan makan, ini juga mengurangi kemiskinan," papar Prabowo.
Pada segmen sebelumnya, Prabowo menjanjikan membangun tiga juta rumah.
Adapun tiga juta rumah itu masing-masing tersebar 1 juta di pedesaan, pesisir, dan perkotaan.
"Saudara-saudara sekalian, kita juga akan membangun 3 juta rumah untuk mereka yang belum punya rumah."
"1 juta di pedesaan, 1 juta di pesisir, 1 juta di perkotaan," ungkapnya di JCC Senayan, Minggu.
Prabowo juga mengungkapkan langkah strategisnya di bidang pendidikan.
Ia berjanji meningkatkan gaji guru, termasuk gaji guru honorer.
"Saudara sekalian, kita yakin bahwa pendidikan strategis kita harus memperbaiki gaji guru, termasuk gaji honorer, meningkatkan kompetensi guru," katanya.
Bantuan Sosial
Sementara itu, Capres nomor urut satu, Anies Baswedan menyinggung soal bantuan sosial (bansos).
Menurut Anies, Bansos mestinya diberikan untuk kepentingan rakyat, bukannya mengikuti kepentingan si pemberi bansos tersebut.
"Bila membutuhkan, diberikan bansos sesuai kebutuhannya. Bukan memberikan bansos untuk kepentingan yang memberi, tapi untuk kepentingan yang diberi," kata Anies.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ganjar-Pranowo-debat-capres-5.jpg)