Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilpres 2024

Setelah Anies dan Ganjar, Giliran Prabowo Kampanye Politik di Sulsel

Setelah Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo giliran Prabowo Subianto kampanye politik di Sulsel.

Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur
Prabowo Subianto menyalami Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras di Lanud Sultan Hasanuddin Makassar Sabtu (4/11/2023). 

Berdasarkan jadwal, konsolidasi internal partai berlambang pohon beringin berlangsung di Hotel Claro Makassar, pukul 20.00 Wita.

"Besok Pak Ketum datang hadiri konsolidasi internal Partai Golkar," kata Ketua DPD Partai Golkar Sulsel, Taufan Pawe.

Airlangga Hartarto tidak hanya menghadiri acara konsolidasi internal Partai Golkar, tetapi juga akan turut serta dalam kampanye calon presiden (Capres) Prabowo Subianto di Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang, Makassar.

Airlangga dijadwalkan untuk menginap di Hotel Claro Makassar dalam rangka mengikuti serangkaian kegiatan politik besoknya.

Rencananya, Jumat (2/2/2024), Airlangga akan melanjutkan rangkaian kampanye Prabowo di GOR Sudiang Makassar.

Ganjar Blak-blakan Sebut Banyak Kepala Daerah Diintimidasi Jelang Pilpres 2024

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, mengungkapkan terkait intimidasi yang dialami oleh sejumlah kepala daerah menjelang Pilpres 2024.

Dalam orasinya saat kampanye di UpperHills Convention Hall, Jl Metro Tj Bunga, Makassar, Selasa (30/1/2024) siang, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa banyak kepala daerah telah melapor kepadanya terkait tekanan untuk tidak bergerak.

Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) ini mengaku kepala daerah diwajibkan tidak berpihak ke paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"Maka ingin saya sampaikan, sudah banyak yang melapor kepada saya, tidak boleh gerak, apalagi kepala daerah. Kamu tidak perlu gerak terlalu kuat untuk 03, maka apa saya sampaikan, apa katanya? Lawan," ujar Ganjar Pranowo di hadapan pendukungnya.

Ganjar kemudian menekankan bahwa cara terbaik untuk melawan intimidasi adalah dengan cara konstitusional.

Dia melanjutkan, intimidasi tersebut tidak akan membuatnya mundur, melainkan memperkuat tekadnya untuk melawan dengan cara yang konstitusional.

"Maka cara melawan kita adalah cara melawan secara konstitusional. Konstitusional adalah laporkan kalau ada penindasan, laporkan kalau ada menakut-nakuti," ungkap Ganjar Pranowo dengan tegas.

Dia juga menegaskan bahwa tim Ganjar-Mahfud telah menyiapkan sejumlah pengacara yang handal untuk menghadapi intimidasi tersebut.

"Saya tidak akan takut untuk itu," tambahnya, menegaskan bahwa dia tidak akan gentar dalam menghadapi tekanan politik yang bertujuan untuk mengintimidasi timnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved