Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilpres 2024

Pengamat Harap KPU Atur Teknis Debat Cawapres Agar Hindari Tindakan Tengil

Salah satu langkah yang diusulkan oleh Andi Luhur adalah dengan tidak memberi ruang untuk istilah atau singkatan yang tidak dijelaskan secara tuntas.

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Ari Maryadi
Erlan Saputra/Tribun-Timur.com
Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Makassar Andi Luhur Prianto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Analisis politik Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh), Andi Luhur Prianto, menekankan pentingnya Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) mengatur teknis debat cawapres yang akan berlangsung pada 21 Januari 2024 mendatang.

Ia menyarankan agar KPU menetapkan aturan yang meminimalisir tindakan-tindakan tengil yang penuh jebakan.

Salah satu langkah yang diusulkan oleh Andi Luhur adalah dengan tidak memberi ruang untuk istilah atau singkatan yang tidak dijelaskan secara tuntas.

"Penyelenggara mesti mengatur teknis debat, supaya tindakan-tindakan tengil yang penuh jebakan bisa dihindari," kata Andi Luhur kepada Tribun-Timur, Minggu (21/1/2024).

"Misalnya dgn tidak memberi ruang untuk istilah atau singkatan yang tidak disampaikan secara tuntas," tambahnya.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan pemahaman isu di kalangan pemilih.

Di samping itu, juga menghindarkan potensi kebingungan akibat penggunaan terminologi yang kurang jelas dalam debat cawapres mendatang.

Debat Cawapres di JCC, Jakarta, Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan dan Isu Strategis

KPU RI telah mengumumkan bahwa debat cawapres atau calon wakil presiden akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Minggu, 21 Januari 2024.

Debat ini akan memusatkan perhatian pada tema pembangunan berkelanjutan dan isu-isu strategis yang krusial.

Diantaranya mencakup sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, serta pemberdayaan masyarakat adat dan desa.

Pilihan tema ini diharapkan menjadi komitmen untuk membahas masalah-masalah yang menjadi fokus perhatian masyarakat, memperkuat posisi cawapres dalam merumuskan solusi terhadap tantangan-tantangan tersebut.

Dan paling utama adalah memberikan pemahaman mendalam kepada pemilih mengenai visi dan komitmen cawapres terkait pembangunan berkelanjutan dan isu-isu penting bagi bangsa.

Andi Luhur mengungkapkan, debat keempat ini merupakan momen menentukan bagi kontestan Cawapres.

"Apakah performa debat mereka bisa berkontribusi menarik suara para undecided voters. Kalau performa Cawapres ini meyakinkan, maka tinggal Capres yang menyempurnakan penampilan mereka di debat sesi terakhir.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved