Pemilu 2024
Jokowi-PDIP Sudah Talak 3
Presiden Jokowi akan berkunjung ke negara-negara Asia Tenggara saat ulang tahun PDI Perjuangan.
*Jokowi ke Luar Negeri saat HUT PDIP
TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Hubungan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) disebut sudah benar-benar berakhir seiring pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto.
Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno bahkan menyebut hubungan Jokowi dengan parpol yang membesarkan namanya itu kini sudah talak 3.
Itu terindikasi dengan keputusan Jokowi yang memilih pergi ke luar negeri saat PDIP merayakan HUT ke-51 pada Rabu (10/1) lusa.
"Ketika Jokowi tak hadir HUT PDIP itu sama halnya Jokowi dan PDIP sudah talak 3, meski kata talak itu tak diucapkan. Kalau dilihat rata-rata bagi PDIP acara HUT itu sangat keramat dan sakral. Semua kader wajib hukumnya hadir," jelas Adi kepada wartawan, Sabtu (6/1).
Adi menuturkan indikasi talak tiga sudah lengkap dari berbagai sisi.
"Pertama Jokowi tak sejalan dengan keputusan PDIP dukung Ganjar maju pilpres 2024. Kedua, Jokowi tak diundang dan tak hadir saat Ganjar dan Mahfud deklarasi sebagai pasangan capres dan cawapres. Ketiga kemungkinan tak hadir HUT PDIP karena lebih mementingkan kunker (kunjungan kerja) ke luar negeri," tambah Adi.
"Sudah tak ada bantahan lagi, Jokowi sangat terlihat mendukung Prabowo ketimbang Ganjar. Apalagi beberapa waktu lalu, Jokowi terlihat hangat makan malam bersama Prabowo," terangnya.
Adi mengatakan publik sudah tahu bahwa begitu Gibran maju menjadi cawapres Prabowo, kebersamaan Jokowi dengan PDIP berakhir.
"Pandangan Jokowi menghindari HUT PDIP mulai bermunculan. Namanya juga publik pasti punya tafsir yang liar. Terlepas dari itu, ini makin jadi penebal bahwa Jokowi tak lagi sehati, tak lagi sepemikiran, tak lagi bersama PDIP," ujar Adi.
Sebelumnya, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana mengatakan Jokowi dijadwalkan tidak berada di Indonesia saat PDIP merayakan HUT ke-51 pada Rabu 10 Januari 2024. "Ada rencana ke beberapa negara ASEAN, nanti saya update ke teman-teman lagi kepastiannya," ungkap Ari di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (5/1).
Saat ditanya apakah ada undangan dari PDIP ke Jokowi, Ari tak bisa memastikan.
Dia mengatakan akan mengecek informasi tersebut.
Dia juga enggan mengonfirmasi apakah Jokowi akan merayakan HUT PDIP tahun ini.
Akan tetapi, ia memberi sinyal Jokowi tak akan hadir.
Joko Widodo
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Gibran Rakabuming Raka
Prabowo Subianto
Adi Prayitno
Ari Dwipayana
Hasto Kristiyanto
| Ingat Yusran Tajuddin Ketua KPU Bone Terseret Kasus Markup Suara Caleg Sulsel? Segera Disidang DKPP |
|
|---|
| Daftar 9 Caleg Terpilih Mundur Jadi Anggota DPRD Sulsel Demi Maju Pilkada, Siapa Calon Penggantinya? |
|
|---|
| Ketua Bawaslu Mardiana Rusli: Tidak Ada Larangan Penyelenggara Pemilu Bicara ke Media |
|
|---|
| Sosok Legislator PKS Nur Huda Waskitha Naik Motor Butut saat Pelantikan tapi Ternyata Jutawan |
|
|---|
| 8 Caleg Terpilih DPRD Sinjai Terancam Tak Dilantik, Dominasi Jagoan Nasdem-Golkar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/PDI-P-Susun-Rencana-Hadapi-Polemik-Gibran-Putra-Jokowi-Mengandung-Risiko.jpg)