Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilpres 2024

Nasdem Sulsel Nilai Pernyataan Jubir Timnas AMIN Ramli Rahim Prematur

Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Nasdem Sulsel Andi Tobo Haeruddin menyatakan statement Ramli Rahim terlalu prematur.

TRIBUN TIMUR/MUH HASIM ARFAH
Wakil Ketua OKK DPW Partai Nasdem Sulsel Andi Tobo Haeruddin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPW Partai Nasdem Sulsel Andi Tobo Haeruddin menyatakan statement Ramli Rahim terlalu prematur.

"Kita di partai pengusung sebelumnya sudah mewanti-wanti kepada seluruh caleg untuk tegak lurus kepada AMIN," kata Andi Tobo, Selasa (2/1/2024).

"Statement Ramli Rahim terlalu dini. Saya sudah melakukan pemantauan ke seluruh daerah sampai ke pelosok bahwa semua caleg harus tegak lurus karena kalau tidak berarti mempermalukan partai,” jelasnya.

Persoalan caleg masuk basis calon presiden di luar Koalisi Perubahan disitu bagaimana loyalitas dan kemampuan caleg memang Anies-Cak Imin, bukan hanya sekadar pilih partainya, begitu dari awal.

“Kalau ada caleg Nasdem yang masuk ke sebuah daerah dan tidak menyuarakan AMIN itu langsung dievaluasi,” jelasnya.

Terkait gerakan relawan lebih massif dibandingkan partai politik, Tobo menegaskan, relawan dan partai satu kesatuan yang tidak terpisahkan, cara pandang berbeda ketika relawan jalan sendiri partai jalan sendiri.

“Disitu sebenarnya perumpamaannya, kami di partai menganggap relawan bagian dari kita, relawan itu satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan partai, karena apapun bentuknya relawan berjuang untuk Anies lantas kemudian relawan berkolaborasi dengan caleg mendukung AMIN, itu namanya satu kesatuan yang tak terpisahkan,” katanya.

Nasdem lanjut Tobo, sudah dari awal bergerak.

“Kita sudah sampaikan, itu harga mati. Namanya saja pengusung, tidak ada alasan untuk tidak mendukung AMIN, kita akan evaluasi kalau ada caleg tidak mengkampanyekan AMIN,” Tobo menambahkan.

Tobo kemudian salahkan relawan karena tidak berkoordinasi dengan partai.

Menurutnya, relawan itu bergerak berdasarkan partai dan tidak mungkin jalan sendiri karena relawan ada karena partai.

“Bagaimana mau mengusung kalau tidak ada partai pengusung, relawan bisa tidak mengusung? Ini harus kita gunakan akal sehat, bukan perasaan,” katanya.

“Kita punya struktur sampai tingkat kelurahan dan desa, hampir di 24 kabupaten/kota kita punya struktur," kata Tobo.

"Kita memang sudah persiapkan dari awal untuk mesin partai, mesin politik,” ujarnya. Sejak pencalonan Anies kita sudah bergerak,” Tobo menambahkan.

Azhar Arsyad Bela Caleg PKB Sulsel

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved