Opini
Tanggung Jawab dan Peran Perubahan Perguruan Tinggi
Mereka berperan dalam mencetak generasi penerus, berdasarkan prinsip keilmuan, sehingga mampu menciptakan inovasi yang mendukung kemajuan suatu negara
Oleh: Aswar Hasan
Dosen Fisipol Unhas
TRIBUN-TIMUR.COM - Perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam setiap perubahan untuk kemajuan suatu bangsa karena merupakan pusat pendidikan dan penelitian, inovasi dan koreksi atas kondisi objektif suatu bangsa.
Mereka berperan dalam mencetak generasi penerus, berdasarkan prinsip keilmuan, sehingga mampu menciptakan inovasi yang mendukung kemajuan suatu negara.
Selain itu, perguruan tinggi juga berkontribusi dalam membentuk pemikiran kritis, yang menjunjung etika, dan nilai-nilai ideal yang menjadi dasar masyarakat dalam bernegara.
Komunitas perguruan tinggi adalah sekumpulan manusia terbaik di suatu negara.
Pertanyaannya, masihkah predikat manusia terbaik itu masih bisa diharapkan untuk perubahan kemajuan bangsa saat ini?
Ada sejumlah kalangan mulai meragukan peran komunitas strategis perguruan tinggi tersebut.
Salah satunya Prof Dr Sulistyowati Irianto Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Ia mengatakan, beberapa tahun belakangan ini marak fenomena kaum intelektual menghamba pada penguasa dan birokrasi.
Sulit menemukan kampus yang bisa membebaskan diri dari cengkeraman tersebut.
Akibatnya, kata Sulistyowati, akademisi jadi malas dan oportunis.
Mereka hanya berpikir jabatan, gaji, dan tidak segan melakukan tindakan tidak terpuji.
Sebagian para dosen di Perguruan Tinggi mulai latah mengabdi pada birokrasi dan berperilaku birokratis sehingga kehilangan daya kritik yang objektif demi kepentingan bangsa dalam bernegara.
Para dosen, tidak lagi berani berdiri kokoh dengan kritis di atas isu-isu kemanusiaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Aswar-Hasan-Dosen-Fisipol-Unhas-67.jpg)