Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Aplikasi E-Trash Inovasi Dosen Universitas Handayani Makassar Bantu Warga Laporkan Sampah

Aplikasi Pelaporan Sampah Digital dengan nama 'E-Trash' dikembangkan untuk membantu masyarakat.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
Tribun-Timur.com
Sosialisasi Aplikasi Pelaporan Sampah Digital dengan nama 'E-Trash' dikelurahan Bara-Baraya Selatan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen Universitas Handayani Makassar (UHM) berinovasi dalam membantu menjaga kebersihan lingkungan di Kota Makassar

Aplikasi Pelaporan Sampah Digital dengan nama 'E-Trash' dikembangkan untuk membantu masyarakat.

E-Trash digagas ketua tim Dra Najirah Umar MT, beserta Ir Billy Eden William Asrul MT dan Dr Ir Yuyus MT.

Sosialisasi uji lapangan aplikasi E-Trash pun sudah dimulai dari Kelurahan Bara-Barayya Selatan, Kota Makassar.

Dra Najirah Umar menjelaskan aplikasi E-Trash akan berbasis pada keaktifan masyarakat mengawasi lingkungan.

Masyarakat dihubungkan ke petugas kebersihan melalui aplikasi ini.

Jadi, masyarakat bisa melaporkan adanya titik-titik tempat pembuangan sampar liar.

"Aplikasi ini dapat digunakan oleh masyarakat untuk melaporkan keberadaan sampah yang ada dilingkungannya yang belum diambil oleh petugas sampah," jelas Dra Najirah Umar saat dikonfirmasi, Senin (25/12/2023).

"Sedangkan petugas sampah dengan menggunakan aplikasi yang sama dapat melihat posisi sampah yang dilaporkan dan jalur yang akan dilewati menuju lokasi sampai," lanjutnya.

Para petugas kebersihan juga dapat melihat volume sampah sebelum turun ke lapangan.

Nantinya, ada status dalam aplikasi tersebut yang memantau pergerakan petugas.

"Admin dapat memonitor peroses penanganan sampah berdasarkan status penanganan yang dilakukan oleh petugas yaitu sementara proses dan selesai proses.jumah pelaporan dapat dilihat dalam bentuk garfik," jelasnya.

Dra Najirah mengaku termotivasi membuat aplikasi ini sebab sering menemukan sampat bertumpuk dibeberapa titik.

Kondisi ini diresahkan Dra Najirah sebab mengganggu estetika kota maupun kebersihan.

"Saya sering ditemukan sampah yang bertumpuk berhari-hari tidak diambil oleh petugas, selain itu mendorong masyarakat untuk peduli akan kebersihan lingkungan dengan melaporkan keberadaan sampah," jelas Dra Najirah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved