Opini
Kelor untuk Kesehatan
Di tanah air, kelor sejak dahulu dikenal dari diksi petatah “dunia tak selebar daun kelor”.
Yang dapat disampaikan kepada keluarga yang berpotensi berisiko stunting.
Yakni keluarga dengan kelompok remaja, ibu hamil dan ibu pasca melahirkan dan anak bayi dibawah dua tahun (baduta).
Membudayakan Gerakan 3M (Menanam, Memasak dan Mengkonsumsi) daun kelor.
“Mari kita jadikan kelor sebagai kebutuhan untuk kesehatan tubuh”.
Daun kelor juga diketahui punya manfaat untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.
Sebuah studi menyebutkan konsumsi daun kelor bisa meningkatkan produksi ASI pada hari keempat sampai kelima setelah ibu melahirkan bayi prematur.
Bukan hanya dari kuantitas, konsumsi makanan (biskuit) yang mengandung daun kelor juga dapat meningkatkan kualitas ASi khususnya jumlah protein yang terkandung dalam ASI.
Daun kelor juga punya manfaat kecantikan, khususnya untuk kulit wajah.
Beberapa khasiat daun kelor untuk wajah diantaranya mencegah penuaan dini hingga mengobati jerawat.
Ini karena daun kelor juga punya manfaat antimikroba sehingga dapat membantu mengatasi jerawat.
Minyak alami daun kelor mengandung asam linoleate yang dapat membantu mengobati jerawat secara alami.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Sahwin-Permadi-Yahya-Magister-Ilmu-Gizi-Universitas-Hasanuddin.jpg)