Curhatan Pedagang Pasar Toddopuli: Atap Bocor-Bocor Padahal Bayar Retribusi Tiap Hari
Pedagang Pasar Toddupuli Kota Makassar curhat perjuangannya mencari nafkah untuk keluarga dari berjualan.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ari Maryadi
Faqih Imtiyaaz/TribunTimur.com
Kondisi Kebocoran atap Pasar Toddopuli di Kecamatan Panakkukang dikeluhkan pedagang jelang musim hujan tiba
"Hujan turun jadi banjir, karena solokan tidak mengalir. Buntu semua ini. Jadi kalau hujan turun tidak ada pembeli masuk," katanya.
Keluhan kesah ini dirasakan Jalil dan pedagang lainnya.
Padahal mereka membayar retribusi pasar setiap hari.
"Retribusi bayar hari-hari Rp 5 ribu, uang keamanan Rp 2 ribu, uang air Rp 2 ribu. Uang listrik misal Rp 500 ribu kita bagi mi berapa orang disini," jelas Jalil.
Dirinya berharap pemerintah bisa segera melakukan perbaikan fasilitas di Pasar Toddopuli.
Apalagi, musim hujan sudah didepan mata.
"Kalau hujan, banjir. Air got naik. Siapa pembeli mau datang," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kondisi-Kebocoran-atap-Pasar-Toddopuli-2311.jpg)