Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nur Hidayah Guru Besar UIN

Profil Prof Nur Hidayah, Usia 42 Tahun Jadi Guru Besar Pertama FKIK UIN Alauddin Makassar

Nur Hidayah dikukuhkan sebagai Profesor dalam bidang Manajemen Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Alauddin Makassar.

DOK TRIBUN TIMUR
Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Prof Hj Nur Hidayah. Nur Hidayah merupakan guru besar pertama FKIK UIN Alauddin Makassar. 

"Sesaat sebelum meninggalkan Kota Makkah saat akan tawaf," kata Prof Nur Hidayah.

Prof Nur Hidayah meraih gelar profesor atau guru besar dalam bidang ilmu manajemen keperawatan.

Prestasi gemilang Prof Nur Hidayah dicapai pada usia 42 tahun.

Prof Nur Hidayah juga dikenal sebagai aktivis Gusdurian.

Prof Nur Hidayah fokus pada pengembangan ilmu keperawatan melalui riset multidisipliner dan interdisipliner.

Orasi Berjudul Rumah Sakit dan Keperawatan Masa Depan

Prof Nur Hidayah menyampaikan orasi ilmiah guru besar berjudul 'Rumah Sakit dan Keperawatan Masa Depan: Manajemen Mutu Layanan Terintegrasi'.

Ia menerangkan masa depan layanan kesehatan yang diimpikan adalah layanan berkualitas yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat dengan pelayanan penuh kasih sayang sepanjang masa.

"Untuk mencapai visi masa depan keperawatan, diperlukan tingkat pendidikan dan kompetensi perawat dalam pengembangan kolaborasi intraprofesional dan interprofesional untuk meningkatkan keselamatan pasien dan kualitas layanan," jelasnya.

Menurutnya, salah satu sistem manajemen mutu yang diterapkan di Indonesia adalah Total Quality Management (TQM) dengan harapan penerapan TQM di sektor layanan kesehatan dapat meningkatkan keselamatan pasien.

"TQM adalah sebuah tren global yang bertujuan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan guna memenuhi harapan pasien dan memaksimalkan penggunaan sumber daya yang tersedia untuk meningkatkan hasil perawatan," paparnya.

Baca juga: Jadi Guru Besar Kehormatan UNM, Nurdin Halid Diundang Pulang Bawakan Kuliah di Almamater

Prof Nur Hidayah juga menyebutkan meningkatnya pengelolaan layanan kesehatan, ketergantungan pada teknologi, dan kebutuhan untuk memenuhi standar dan lisensi internasional adalah beberapa tantangan utama yang dihadapi organisasi kesehatan saat ini.

Dalam upaya untuk mencapai visi masa depan yang lebih baik, Prof. Dr. Nur Hidayah mendorong perawat di semua tingkatan untuk terlibat dalam perencanaan dan pengembangan karir berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya mencari keseimbangan antara kehidupan pribadi dan kehidupan profesional bagi perawat.

"Meskipun masa depan tidak dapat diprediksi, perawat dapat membantu membentuk masa depan yang lebih baik dengan memvisualisasikan beberapa kemungkinan dan mengembangkan tujuan yang akan membawa kemajuan bagi rumah sakit dan keperawatan masa depan," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved