Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

BI Sulsel Edukasi Pelajar dan Mahasiswa Lewat Bincang Milenial

Bincang Milenial School Summit ini mengangkat tema makna rupiah dalam merawat semangat nasionalisme generasi milenial.

|
Penulis: M Yaumil | Editor: Ansar
Tribun-Timur.com
Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) edukasi pelajar dan mahasiswa lewat kegiatan Bincang Milenial. Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta ini dilakukan di Hotel Unhas, Jl. Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Kamis (12/10/2023). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) edukasi pelajar dan mahasiswa lewat kegiatan Bincang Milenial.

Kegiatan yang dihadiri ratusan peserta ini dilakukan di Hotel Unhas, Jl. Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Kamis (12/10/2023).

Bincang Milenial School Summit ini mengangkat tema makna rupiah dalam merawat semangat nasionalisme generasi milenial.

Dalam kegiatan ini ada empat narasumber yang membahas sisi rupiah dari aspek sejarah, pengetahuan tentang uang, serta cara memulai usaha.

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rudy Bambang Wijanarko mengatakan Bincang Milenial sebagai ajang pengenalan bagi generasi milenial.

Generasi muda harus mengenal dan mencitai rupiah sebagai mata uang Indonesia.

Itu satu bentuk rasa kecintaan kepada bangsa dan negara.

Selain itu, beberapa dekade kedepan Indonesia akan mendapatkan bonus demografi.

Sehingga edukasi tentang uang dan rupiah harus ditanamkan kepada generasi muda.

“Hari ini kita melaksanakan Bincang Milenial ini untuk mengenalkan bagaimana kita bisa mencintai rupiah, paham rupiah, dan bangga rupiah supaya generasi muda kita ini bangkit rasa nasionalismenya,” katanya.

Dia menjelaskan masa depan Indonesia akan berpindah generasi.

Bonus demografi kemudian memungkinkan generasi muda memegang jabatan penting dalam struktur pemerintahan kedepan.

Sehingga sejak dini, generasi muda harus dibekali pengetahuan yang mumpuni mengenai rupiah dari segala aspek.

Tujuannya tidak lain, agar generasi milenial bisa survive dan berkembang secara pengetahuan dan mental.

“Tiga dekade kedepan ini menjadi bangsa yang dapat bonus demografi jadi masa depan bangsa kita itu ditentukan oleh generasi milenial ini mulai dari sekarang nih memupuk rasa nasionalismenya,” jelas Rudy.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved