Rumah Singgah ODGJ
Bulukumba Kini Punya Rumah Singgah ODGJ Terlantar, Ada Perawatan Khusus Bagi Caleg Gagal
Rumah singgah ODGJ juga memfasilitasi pengobatan bagi caleg yang gagal menduduki kursi dewan.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan menyiapkan rumah singgah untuk mendukung pengobatan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).
Rumah singgah ini juga memfasilitasi pengobatan bagi caleg yang stres karena gagal menduduki kursi dewan.
"Seluruh orang dengan gangguan kejiwaan bisa gunakan fasilitas di rumah singgah itu termasuk oknum politisi yang stres," kata Kabid Humas Pemkab Bulukumba, Andi Ayatullah, Rabu (11/10/2023).
Rumah singgah sementara ODGJ terlantar ini diresmikan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, kemarin.
Lokasinya berada di pusat emergency Publik Safety Center (PSC), Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba.
Bupati yang akrab disapa Andi Utta, menjelaskan bahwa rumah singgah yang berada di posko PSC ini menjadi salah satu alternatif solusi dalam menangani ODGJ yang terlantar dari luar daerah.
Dikatakan tidak ada orang yang menginginkan anggota keluarganya mengalami gangguan jiwa.
Namun karena berbagai faktor, sehingga keluarga tersebut harus menerima atau pasrah jika ada anggota keluarganya yang mengalami ODGJ.
"Berbicara tentang ODGJ, maka tentu kita berbicara tentang kemanusiaan dan kepedulian kita sesama manusia oleh karena kesehatan jiwa adalah hak asasi manusia yang harus dihormati oleh semua pihak, tanpa pengecualian," tuturnya.
Pemerintah harus hadir dalam menangani permasalahan ini dengan menghadirkan rumah singgah sementara ODGJ secara terpadu.
Baca juga: Sering Berulah hingga Lukai Warga, Dinkes Bulukumba Siapkan Ruangan Khusus Tangani ODGJ Terlantar
Rumah Singgah ini akan menjadi tempat berlindung dan dukungan bagi mereka yang memerlukan bantuan dalam perjalanan pemulihan kesehatannya.
"Rumah Singgah ini juga diharapkan dapat memberikan perawatan yang layak, dan lingkungan yang aman bagi ODGJ," katanya.
Sementara itu, sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba dr Muhammad Amrullah menerangkan rumah singgah sementara bagi ODGJ diinisiasi oleh Bagian Kesra Pemkab Bulukumba.
Inisiatif itu dengan melibatkan seluruh stakeholder, sehingga terbentuklah Tim Kolaborasi Penanganan ODGJ meliputi Dinkes, Dinsos, Disdukcapil, Kodim, Polres, Satpol PP, BPJS Kesehatan, Baznas, Relawan Mandiri dan Perhimpunan Disabilitas.
Baca juga: RSKD Dadi Siapkan 1 Gedung untuk Tampung 2.139 Caleg Gagal
"Dari beberapa rapat yang dilaksanakan, maka dihasilkan suatu formulasi dengan menghadirkan Rumah Singgah ODGJ terlantar ini," jelasnya.
Amrullah berharap dengan adanya rumah singgah ini, ke depan diharapkan tak ada lagi ODGJ yang terlantar yang mengganggu masyarakat maupun mengganggu ketertiban umum.
"Ini karena Pemerintah Kabupaten Bulukumba telah hadir dalam penanggulangannya," imbuhnya.
Data dari Kesra Pemkab menyebutkan bahwa jumlah OGDJ Bulukumba sebanyak 818 orang..
Jumlah tersebut tersebar di 10 kecamatan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Peluncuran-rumah-singgah-ODGJ-di-Caile-oleh-Bupati-Bulukumba.jpg)