Sering Berulah hingga Lukai Warga, Dinkes Bulukumba Siapkan Ruangan Khusus Tangani ODGJ Terlantar
Penanganan ODGJ terlantar saat ini dipusatkan di Public Safety Center (PSC) yang dikelola oleh Dinas Kesehatan.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Maraknya aksi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, telah menjadi perhatian serius pemerintah setempat.
Menghadapi tantangan ini, pemerintah setempat telah membentuk tim terpadu untuk penanganan ODGJ yang terlantar.
Penanganan ODGJ terlantar saat ini dipusatkan di Public Safety Center (PSC) yang dikelola oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba dan terletak di Jalan Jend Ahmad Yani, Kelurahan Caile.
Sekretaris Dinas Kesehatan Bulukumba, dr Muhammad Amrullah, menjelaskan penanganan ODGJ terlantar untuk sementara waktu difokuskan di PSC.
Dinkes telah menyiapkan fasilitas ruangan di PSC serta fasilitas mobil operasional.
Petugas di PSC tidak hanya bertugas dalam memberikan pertolongan darurat di masyarakat, tetapi juga terlibat aktif dalam proses penanganan ODGJ yang terlantar.
Baca juga: Kondisi Terkini Bule Wanita Kroasia Viral Tanpa Busana di Bali, Benarkah ODGJ?
Amrullah menekankan bahwa peran Dinkes tidak hanya terbatas pada penyediaan fasilitas tempat dan transportasi.
Mereka juga memainkan peran penting dalam proses pengobatan dan penyembuhan ODGJ.
"Setelah identifikasi selesai, langkah berikutnya adalah evakuasi," tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa ada beberapa opsi setelah identifikasi, seperti evakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD H.A. Sulthan Daeng Radja Bulukumba atau RS Dadi Makassar.
Namun, jika kondisi ODGJ cukup stabil, mereka dapat dikarantina di fasilitas yang dimiliki oleh Dinsos Provinsi Sulsel di Makassar.
Amrullah juga menjelaskan bahwa penanganan ODGJ terlantar ini melibatkan kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Bagian Kesra, Baznas, TNI, Polri, dan Relawan Sosial Mandiri.
Muhammad Yusuf Shandy, pimpinan Baznas Bulukumba, mengatakan bahwa Baznas akan selalu hadir dalam situasi darurat, termasuk penanganan ODGJ terlantar.
Baznas akan memberikan konsumsi selama beberapa hari untuk ODGJ yang dibawa ke PSC.
"Konsumsinya nanti untuk penanganan ODGJ terlantar dari Baznas. Jadi, bantuan konsumsi nanti akan disesuaikan dengan setiap kasus," katanya.
Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat ODGJ di Sungai Kandoro Jeneponto, Diduga Meninggal Dua Hari Lalu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Petugas-PSC-TNI-dan-Polri-beri-penjelasan-penanganan-orang-gila-di-Dinas-Kesehatan-Bulukumba.jpg)