Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sulsel Dilanda Kemarau

Dampak Elnino, Penghasilan Petani di Gowa Menurun

Salah seorang petani, Jabir Daeng Ngemba (45) mengaku terkadang ada air kadang juga kurang air.

Tayang: | Diperbarui:
DOK PRIBADI
suasana sawah petani di Jl Poros Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, terdampak elnino, Selasa (15/8/2023)   

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa Fajaruddin mengaku telah menyiapkan langkah dalam menghadapi fenomena El Nino.

Dia menyebutkan pertama, melakukan sosialisasi percepatan tanam.

"Kedua, menyarankan dan menyiapkan penggunaan benih genjah varitas cakrabuana dan impari 13 umur pertanaman sampai panen kurang lebih 80 hari," jelasnya

Ketiga, melalui UPT merekomendasikan varitas padi yang tahan terhadap kekeringan.

Kemudian keempat, mensiagakan petugas POPT untuk menghadapi hama penyakit tanaman

Kelima, mengupayakan pompanisasi.

"Keenam, Gowa menjadikan kunjungan Pak Mentan sebagai daerah yang cepat mengambil langkah-langkah percepatan tanam dengan melaksanan tanam perdana di Desa Maradekaya Kecamatan Bajeng tanggal 22 juli 2023  lalu," tuturnya.

Dalam menghadapi El Nino, antisipasi tersebut juga telah disampaikan  ke Tim TPID Kabupaten Gowa.

Begitupun juga dalam rapat-rapat TPID dan untuk menghadapi dampak fenomena El Nino.

Untuk cadangan penyiapan air bagi petani, Fajaruddin mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas PU pengairan prop atau yang menangani irigasi agar dalam rangka mengantisipasi El Nino ini saluran air yang lain. 

"Termasuk embun-embun yang kita telah buat diisikan air agar mampu mengatasi kelangkaan air jika terjadi El Nino," pungkasnya

 

Laporan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved