MK Putuskan Tetap Coblos Caleg, Marzuki Wadeng: Golkar Jadi Promotor
Marzuki Wadeng menyatakan, sejak awal partainya menolak jika sistem proporsional tertutup atau coblos partai diterapkan di Pemilu 2024.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
Sebab, menurut Amri Arsyid, apabila sistem coblos partai diterapkan pada Pemilu 2024, maka akan mematikan demokrasi di Indonesia.
Amri Arsyid menambahkan, paling penting saat ini bagaimana supaya seluruh partai politik bisa memaksimalkan strategi dalam menghadapi Pemilu 2024.
"Tinggal bagaimana Partai2 kemudian memaksimalkan hasil keputusan ini untuk memberi kontribusi terbaik bagi bangsa Indonesia," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/luwu-timur-1008123.jpg)