Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Unismuh

Serentak 34 Provinsi, Unismuh Makassar Tuan Rumah Roadshow Kompetisi Bisnis LPDP 2023 di Sulsel

Roadshow Kompetisi Bisnis LPDP 2023 Batch 2 menghadirkan sejumlah pembicara luar biasa yang tampil secara luring. 

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/ERLAN SAPUTRA
Ketua Mata Garuda (MG) LPDP Sulsel Asri Ismail memberikan cendera mata kepada Rektor Unismuh Makassar Prof Ambo Asse di Balai Sidang Muktamar Unismuh, Makassar, Jumat (9/6/2023) siang. Unismuh tuan rumah Roadshow Kompetisi Bisnis LPDP 2023 Batch 2. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dipilih sebagai tuan rumah Roadshow Kompetisi Bisnis LPDP 2023 Batch 2 di Balai Sidang Muktamar Unismuh, Jumat (9/6/2023).

Acara dihadiri oleh ratusan mahasiswa secara luring maupun daring, sebagai bentuk komitmen universitas dalam mendorong kewirausahaan dan inovasi di kalangan mahasiswa.

Roadshow Kompetisi Bisnis LPDP 2023 Batch 2 menghadirkan sejumlah pembicara luar biasa yang tampil secara luring. 

Pembicara Nursaidah Hardiyanti merupakan seorang Mentor Bisnis dari BP Group Indonesia Timur dan saat ini menjadi dosen di Politeknik Pelayaran Barombong. 

Nursaidah Hardiyanti, yang juga merupakan alumni LPDP dan pernah mengajar di SMA Muhammadiyah, berbagi wawasan dan pengalaman berharga kepada peserta yang antusias.

Pemateri lainnya adalah Sudirman, pemilik Rajawali Group dan dosen di UIN Alauddin Makassar, serta Nasharuddin selaku dosen Unismuh. 

Kompetisi Bisnis LPDP, yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa dan masyarakat umum dalam mengembangkan ide-ide bisnis yang inovatif dan berkelanjutan.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Rektor Unismuh, Prof Ambo Asse, menyampaikan kegembiraan dan rasa syukurnya atas kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan ini. 

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel ini memberikan apresiasi terhadap respon antusias baik dari mahasiswa maupun masyarakat umum, dan menyoroti peran universitas dalam mendorong kewirausahaan dan inovasi.

Prof Ambo Asse juga mengingatkan keberhasilan Unismuh sebagai tuan rumah kegiatan "Wirausaha Merdeka" sebelumnya, yang berhasil menarik lebih dari 1.000 peserta dari berbagai perguruan tinggi. 

"Kami merasa terhormat dan bangga karena Kampus Unismuh Makassar sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Sulawesi Selatan yang dipercaya dengan program ini," katanya.

Baca juga: Asah Keterampilan Jurnalistik, Mahasiswa Komunikasi Unismuh Makassar Rintis Lembaga Pers Mahasiswa

Baca juga: Unhas dan PT. Goto Gojek Tokopedia Tbk Kolaborasi Berikan Fasilitas Penunjang Kegiatan Mahasiswa

Nakhoda Unismuh ini juga menekankan pentingnya kewirausahaan dan entrepreneurship dalam Islam, dengan mengutip ayat Al-Quran sebagai pedoman bagi calon pengusaha. 

Ia menyoroti tanggung jawab kepada Allah SWT dan kewajiban untuk meningkatkan kualitas kehidupan dengan memenuhi kebutuhan dunia melalui pekerjaan dan menciptakan lapangan kerja.

Untuk meraih kesuksesan sebagai seorang pengusaha, Prof Ambo Asse menekankan pentingnya komitmen, fokus, dan kesabaran. 

Ia menyarankan para calon pengusaha untuk menyusun rencana bisnis yang komprehensif, strategi yang matang, dan yang terpenting, bergantung pada doa dan tawakkal kepada Allah SWT. 

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya inovasi, kolaborasi, dan ketekunan dalam meraih kesuksesan di dunia bisnis.

Sementara itu, Nenny, kKetua Lembaga Pengambangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) Unismuh, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah membangun ekosistem publik wirausaha dengan menghubungkan calon pengusaha, calon investor, dan mentor. 

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 34 provinsi di Indonesia, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong kewirausahaan.

Baca juga: Akreditasi Unggul Jadi Kado Spesial Milad ke-31 Fakultas Kedokteran UMI

Baca juga: Minta Polisi Ungkap Bunker Narkoba dalam Kampus, Prof Husain Syam: Tidak ada di UNM

Nenny juga menekankan rendahnya rasio kewirausahaan di Indonesia dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, sehingga menekankan pentingnya meningkatkan semangat berwirausaha.

Unismuh, dengan sekitar 20 ribu mahasiswa, dianggap sebagai aset potensial yang dapat dikembangkan untuk menggali minat dan bakat dalam kewirausahaan. Nenny mendorong para mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam kompetisi bisnis yang dilombakan. 

Para peserta diminta untuk mengajukan proposal bisnis yang inovatif dan berkelanjutan dalam rangka mendukung visi Indonesia Emas 2045, yang bertujuan menjadikan Indonesia sebagai negara maju pada tahun 2045.

Dengan dipilihnya Unismuh Makassar sebagai tuan rumah Roadshow Kompetisi Bisnis LPDP 2023.

"Terdapat harapan besar untuk semangat dan inovasi para mahasiswa, serta peluang yang terbuka untuk mengembangkan potensi kewirausahaan," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved