Cerita Wali Kelas Edysul Isdar, Wisudawan UIN yang Lolos S2 di Dua Kampus Ternama Dunia
Videonya itu viral lantaran prestasinya lantaran diterima kuliah di dua universitas ternama dunia.
Penulis: Noval Kurniawan | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNBONE.COM, LAPPARIAJA - Edysul Isdar kini tengah viral usai videonya disanjung Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar di momen wisuda beredar di sosial media.
Videonya itu viral lantaran prestasinya lantaran diterima kuliah di dua universitas ternama dunia.
Yaitu Harvard University dan Stanford University.
Menelisik lebih jauh siapa itu Edysul Isdar hingga bisa diterima di dua kampus ternama, Tribun Timur coba mencari tahu latar belakang pendidikannya.
Rupanya semasa kuliah, Edysul Isdar menempuh pendidikan di jurusan cukup sulit bagi persepsi sebagian besar orang.
Ia kuliah di Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi angkatan 2019.
Selama mengenyam pendidikan di situ, sejumlah prestasi disabetnya. Seperti di Kanada dan Polandia, Edysul mendapat juara dua.
Kemudian partisipasinya di International Special Award dan medali perunggu diraih lewat ajang International Biotechnology Competition and Exhibition 2022 Malaysia.
Serta medali emas Ajang Research Art Invention International Competition 2022.
Lebih jauh ditelusuri hingga ke kampung halamannya di Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.
Tribun Timur mengonfirmasi seorang guru yang pernah menjadi wali kelas Edysul Isdar, yaitu Darmawati.
Darmawati bercerita pengalamannya selama menjadi wali kelas Edysul di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bone.
Selama di sekolah, Edysul dikenal sebagai sosok sederhana dan pintar.
"orangnya juga sabar, tekun, disiplin dalam pembelajaran, terutama kalau ada tugas dari guru dan tekun beribadah. Karakter cukup baik," kata Darmawati, Minggu (13/5/2023).
Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan. Baik ekstrakulikuler hingga lomba sekalipun.
Tak tanggung-tanggung, juara 1 selalu disabetnya selama sekolah di MAN 3 Bone dari 33 siswa di kelasnya.
"Waktu di MAN dia memang slalu peringkat pertama. Dia pernah mengikuti lomba Kompetisi Sains Madrasah (KSM) bidang study fisika tingkat kabupaten," ucap Darmawati wanita yang lahir di Bune, 16 April 1976 ini.
Di bidang ekstrakulikuler, Edysul menjabat sebagai Kepala Palang Merah Remaja (PMR).
"Pernah juga ikut lomba cerdas cermat dalam kegiatan PMR tingkat kabupaten dan juara satu," ujar Wali Kelas Edysul.
Di kelas, Edysul juga dikatakan unggul hampir di semua bidang studi.
"Dia paling menonjol di Fisika. Kalau pelajaran bahasa Inggris kebetulan saya gurunya. Memang dia sangat berbakat dan antusias sekali supaya bisa pintar berbahasa inggris," jelasnya.
Ia menambahkan, selama sekolah, Edysul Isdar juga telah menerima beasiswa PIP dari pemerintah.
Sehingga Wali Kelas Edysul ini berharap agar muridnya itu bisa menggapai cita-citanya, serta menjadi inspirasi bagi teman-temannya.
Dan secara khusus memotivasi siswa siswi dan alumni di MAN 3 Bone.
Dan pada umumnya para pelajar lainnya, dan pesan saya agar Edysul tetap selalu jaga nama baik almamater." katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/vv-aall111.jpg)