Demo Hari Pendidikan Nasional
Polisi Bubarkan Demo di Jl Sultan Alauddin Makassar, 7 Mahasiswa Ditangkap
Unjuk rasa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Jl Sultan Alauddin, Makassar, dibubarkan polisi, Selasa (2/5/2023) malam..
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Unjuk rasa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Jl Sultan Alauddin, Makassar, dibubarkan polisi, Selasa (2/5/2023) malam.
Unjuk rasa hingga malam hari itu, berlangsung di depan Kampus Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM).
Mereka yang berunjuk rasa hingga malam itu, adalah kelompok mahasiswa dari Koalisi Pergerakan Pemuda Mahasiswa (KPPM).
Mulanya, sejumlah pengendara sahut-sahutan klakson akibat terjebak macet.
Salah satu dari massa KPPM itu, pun gusar dan memecahkan air gelas di aspal.
Tidak berselang lama, personel Tim Jatanras Polrestabes Makassar pun tiba di lokasi.
Polisi yang identik dengan pakaian hitam-hitam ini, langsung mendatangi pengunjuk rasa dan meminta bubar.
Salah satu mahasiswa meminta waktu lima menit untuk membacakan pernyataan sikap.
"Lima menit bang, lima menit untuk baca pernyataan sikap," ujarnya.
"Oke, lima menit yah" sahut salah satu polisi.
Namun, belum sempat membacakan pernyataan sikap, perdebatan kian alot hingga terjadi saling tarik antara petugas dan mahasiswa.
Akhirnya mahasiswa memilih bertahan pun diangkut ke atas mobil rantis bak terbuka lalu dibawa Tim Jatanras.
"Tadi kita sudah kasih tahu baik-baik, waktunya sudah mestinya kita bubarkan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan JM Hutagaol di lokasi.
"Sementara mereka menghambat jalan banyak terganggu masyarakat," sambungnya.
Jumlah mahasiswa diamankan kata Ridwan, sebanyak tujuh orang.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.