Emak-emak Serbu Pasar Borong Raya Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Tembus 60 Ribu per Kilogram
Sejak pukul 07.00 Wita, pembeli sudah silih berganti mengerumuni penjual bahan pokok di Pasar Borong Raya Makassar.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menjelang ramadhan, pasar tradisional diserbu emak-emak.
Pantauan Tribun-Timur.com, Rabu (22/3/2023), Pasar Borong Raya di Jl Borong Raya, Makassar, dipadati pembeli.
Sejak pukul 07.00 Wita, pembeli sudah silih berganti mengerumuni penjual bahan pokok.
Mereka mulai mempersiapkan bahan sahur hingga berbuka puasa.
"InsyaAllah kan besok puasa, jadi beli bahan memang untuk sahur nanti malam," jelas Nuraeni, pembeli.
Sejumlah harga bahan pokok memang meningkat jelang ramadan.
Menurutnya, naiknya harga cabai rawit begitu terasa.
Cabai rawit dijual seharga Rp 60 ribu per kilonya.
"Naik lagi harga cabai rawit, bisa kalau mau ramadhan begini," lanjutnya.
Sementara itu, harga bawang merah masih diambang normal Rp 35 ribu per kilonya.
Harga sayuran juga variatif mulai dari Rp 5.000 per ikat.
Untuk ikan, harga juga variatif berkisar Rp 35 ribu.
Baca juga: Kepala Disdag Makassar Dukung Penuh Program Subsidi Tepat Pertamina
Baca juga: Harga Telur dan Cabai Keriting di Pasar Sentral Sinjai Makin Mahal Menjelang Ramadan
Tak hanya itu, takjil berbuka puasa juga sudah mulai dijual.
Cendol, cincau, hingga biji selasih dijajakan untuk persiapan berbuka.
"Mumpung libur ini hari, jadi belanja memang untuk beberapa hari ke depan," jelas Jannah, pembeli.
Begitu pula dengan daun untuk ketupat nampak dijual.
Hingga siang, keramaian masih terlihat di Pasar Borong Raya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.