Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemilu 2024

Konten Kreator Rijal Djamal Hingga Tenaga Ahli Ketua Komisi VIII DPR RI Tarung Bebas Rebut Kursi

Rijal Djamal dan tenaga ahli DPR RI Ahmad Razak akan maju dalam Pileg DPRD Makassar pada Pemilu 2024 mendatang.

Editor: Muh Hasim Arfah
dok Tribun
konten kreator dari Makassar, Rijal Djamal dan tenaga ahli DPR RI Ahmad Razak. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dua figur anak muda akan bertarung dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Makassar

Mereka adalah konten kreator dari Makassar, Rijal Djamal dan tenaga ahli DPR RI Ahmad Razak.

Tenaga Ahli Ketua Komisi VIII DPR RI, Ahmad Razak diminta maju untuk lebih banyak memperjuangkan warga masyarakat. 

"Alhamdulillah dorongan dan support dari basis semakin nyata, bismillahirrahmanirrahim," kata Arazak yang juga Sekretaris DPD KNPI Sulawesi Selatan Bidang Ekonomi Kreatif dan Pemberdayaan Komunitas, Senin (13/3/2023). 

Pengurus Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) ini memohon doa agar mampu dalam kondisi sehat, karena saat ini dirinya masih menjalankan tugas sebagai Tenaga Ahli di Daerah Pemilihan Ketua Komisi VIII DPR RI, Dr H Ashabul Kahfi Djamal MAg. 

"Saat ini masih fokus mendampingi bapak Ketua Komisi VIII DPR RI dulu. Mohon doa semoga selalu dalam keadaan sehat yah," ujar pemuda yang lahir dan besar dari Utara Kota Makassar ini.

Baca juga: Anggota DPRD Jeneponto Sebut PN Jakpus Tak Punya Wewenang Tunda Pemilu 2024

Ahmad Razak akan maju melalui daerah pemilihan (dapil) Makassar 2. Dapil ini meliputi Kepulauan Sangkarrang, Tallo, Bontoala, Wajo, dan Ujung Tanah.

Selain Razak, Rijal Djamal juga digadang akan maju. 

Ia berharap mampu memperjuangkan aspirasi rakyat lebih jauh melalui parlemen. 

"Terus terang saja, ada enam partai yang datang. Bagusnya karena ada nilai bargaining. Jadi saya dilamar sampai ada yang bawa formulir. Nanti lihat kedepan, tapi Alhamdulillah sudah ada kecenderungan hati untuk maju," kata Rijal di Makassar beberapa hari lalu. 

Rijal memang masih belum menentukan kendaraan parpol karena politik menurutnya dinamis dan cair. 

"Tapi intinya, kita lihat kedepan soal kendaraan, politik itu dinamis dan cair," katanya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved