Konsulat Jenderal Bronwyn Robbins Hadiri FSAI 2023 di MP, Ada Nobar Gratis Karya Alumni Australia
Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2023 dibuka Konsulat Jenderal Australia Makassar Bronwyn Robbins di CGV, Mall Panakukang, Kota Makassar.
Penulis: M Yaumil | Editor: Sudirman
Australia sendiri mempunyai lebih dari 3000 bisnis kreatif di industri film.
"Dengan sektor film Indonesia yang berkembang pesat, kami ingin festival ini ciptakan peluang untuk kolaborasi baru agar film kedua negara lebih berkembang," jelasnya.
Gagasan keberagaman lewat pemutaran film atau festival ini kemudian menjadi semangat persatuan dua negara.
Lewat festival ini juga, keberagamaan dimaknai dari berbagai sendi-sendi kehidupan.
Pada intinya film kemudian dapat mendekatkan hubungan Australia dan Indonesia.
"Seperti film dalat menyatukan kita, untuk merasakan budaya, ide, dan perspektif," imbuhnya.
"Selama 70 tahun program alumni kami telah mendekatkan Australia dan Indonesia," tambahnya.
Dia merasa luar biasa dapat kembali berkumpul di bioskop.
Dua tahun lalu perayaan FSAI dilakukan via daring.
"Setelah dua tahun menjadi tuan rumah FSAI secara virtual, sungguh luar biasa bisa kembali ke bioskop lagi," pungkasnya.
Laporan Kontributor TribunParepare.com, M Yaumil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pengunjung-foto-bersama-dengan-Konsulat-Jenderal-Australia-Makassar-Bronwyn-Robbins.jpg)