Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makkunrai 2026

Fatmawati Rusdi Bawa Harapan Baru bagi Kepemimpinan Perempuan

Dari pemerintahan, dunia usaha, hingga organisasi publik, perempuan mulai menunjukkan kapasitas kepemimpinannya.

DOK PRIBADI
MAKKUNRAI 2026 - Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi memberi sambutan dalam HUT ke-418 Kota Makassar di Tribun Lapangan Karebosi Jl Jenderal Ahmad Yani, Minggu (9/11/2025). Fatmawati mendukung expo Makkunrai 2026 Tribun Timur dalam rangka Hari Kartini. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Perempuan kini semakin menegaskan perannya dalam ruang-ruang strategis kepemimpinan di Indonesia.

Tidak lagi berada di pinggiran, perempuan hadir sebagai pengambil keputusan yang ikut menentukan arah pembangunan.

Perubahan sosial dan dinamika politik membuka ruang yang lebih luas bagi keterlibatan perempuan di berbagai sektor.

Dari pemerintahan, dunia usaha, hingga organisasi publik, perempuan mulai menunjukkan kapasitas kepemimpinannya.

Di Sulawesi Selatan, salah satu figur mencerminkan perjalanan tersebut adalah Fatmawati Rusdi (45).

Ia menjadi representasi perempuan yang meniti karier politik secara bertahap hingga mencapai posisi strategis di tingkat provinsi.

Perjalanan politiknya tidak instan.

Fatmawati memulai kiprahnya dari aktivitas organisasi, termasuk di bidang kemasyarakatan dan pemberdayaan keluarga.

Baca juga: Bu Titi: Kalau Perempuan Bergerak, Semua Beres!

Ia kemudian dipercaya memimpin gerakan PKK di Sidrap, sebelum masuk ke panggung politik nasional sebagai Anggota DPR RI periode 2014–2019.

Di parlemen, ia duduk di Komisi V, membidangi infrastruktur dan pembangunan daerah.

Pengalaman tersebut memperkuat rekam jejaknya dalam isu-isu pelayanan publik.

Nama Fatmawati Rusdi semakin dikenal publik setelah maju pada Pilwali Makassar 2020.

Ia kemudian terpilih sebagai Wakil Wali Kota Makassar periode 2021-2024.

Perjalanan politiknya berlanjut ke tingkat provinsi hingga dipercaya menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Selatan periode 2025-2030.

Dalam pandangannya, kepemimpinan perempuan bukan sekadar representasi, tetapi juga membawa perspektif yang lebih inklusif dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved