Kasus Penculikan Anak
Fakta Video Viral Murid di Sidrap Diduga Hampir Jadi Korban Penculikan Anak
Setelah diselidiki, polisi memastikan video tersebut merupakan hoax atau informasi palsu..
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sukmawati Ibrahim
Awalnya T mengaku pulang sekolah bersama temannya berinisial S.
Kemudian, ada sebuah mobil yang mencegat dia dan hendak memberikan uang. Namun, T dan temannya lari.
Untuk memastikan hal tersebut, polisi pun mencari S untuk menanyakan apakah benar S keluar bersama T.
"Namun, S mengatakan kalau ia tidak pernah keluar bersama T. Ada beberapa yang kami tanyakan, semua alasan T tidak ada yang benar," tuturnya.
Terkait kaki T yang memar, ternyata T dipukul bagian betis oleh Ibunya gegara menghilangkan kaos kaki yang baru dibeli.
"Ternyata semua yang diceritakan anak itu , hanya rekayasa belaka akibat trauma yang dialami setelah dipukul oleh mamanya karena menghilangkan kaos kaki yang baru dibelikan tiga hari lalu," ujarnya.
Terkait dengan masalah ini, orang tua korban, kepala sekolah dan Kades Betao membuat video klarifikasi bahwasannya video yang beredar di media sosial terkait penculikan anak tidaklah benar.
"Kami tegaskan, tidak ada unsur penculikan dalam peristiwa tersebut. Sama sekali tidak ada sesuai dengan olah TKP kami di lapangan. Informasi yang tersebar di medsos itu hoax atau tidak benar," imbuhnya. (*)
Laporan jurnalis Tribunsidrap.com, Nining Angreani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Penculikan-anak-19121234567890.jpg)