Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PTPN XIV Berhasil Sejahterahkan Petani Sawit di Sulawesi

Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan dan Legal PTPN XIV, Andi Evan Triwisno mengatakan, ia merasakan betul perubahan masyarakat selama hadirnya PTPN X

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan dan Legal PTPN XIV Andi Evan Triwisno  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV telah memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Sulawesi.

Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan dan Legal PTPN XIV, Andi Evan Triwisno mengatakan, ia merasakan betul perubahan masyarakat selama hadirnya PTPN XIV.

Di Kabupaten Luwu misalnya, pabrik sawit pertama yang dibangun sudah memberikan kontribusi bagi para petani 

"Saya rasakan lingkungan disana sangat berkembang usai adanya pabrik sawit. Misalnya dulu rumah batu penduduk masih bisa dihitung jari," ucapnya dalam program Ngobrol Virtual (Ngovi) Tribun Timur.

Ngovi kali ini mengangkat tema 'Upaya PTPN untuk Menjadi Perusaahan Agribisnis yang Tumbuh Berkembang bersama Masyarakat'.

Program ini ditayangkan lewat YouTube dan Facebook Tribun Timur, Selasa (10/1/2023) pukul 15.30 WITA, berikut wawancaranya.

Bahkan perputaran uang waktu itu bisa mencapai Rp10-15 miliar per bulan untuk pembelian plasma. 

"Dengan adanya kelapa sawit di Luwu masyarakat sudah mulai berkembang, yang tadinya jarang melihat kendaraan, itu sudah bisa dilihat. Bahkan petani-petani sekarang sudah mulai bagus ekonominya," ujarnya.

Evan menjelaskan, di Luwu memang sebagian besar menginginkan adanya industri kelapa sawit.


Mereka ingin ada program pemerintah yang masuk supaya bisa membantu kesejahteraan petani sawit.

Salah satu pengembangan yang dilakukan oleh bagian operasional PTPN XIV ialah menjalankan program peremajaan di tingkat petani dan perusahaan.

"Sekarang dua sub holding sudah berjalan, sugar co dan palm co. Maka sesuai arahan presiden untuk swasembada gula pangan akan tambah lagi luasannya, pihak PTPN diberikan lahan 700 ha untuk penambahan industri tebu dan gula," jelasnya.

Nanti di palm co PTPN XIV mendapat perluasan sawit 34 ribu ha, sementara ini PTPN mencoba menjajaki kerjasama di wilayah di Maluku dan Sulawesi Tangah, disana akan dijadikan pengembangan kelapa sawit.

Sementara untuk aset lain, optimalisasi aset akan dikolaborasikan dengan BUMN dan swasta bagaimana lokasi atau wilayah tersebut bisa dioptimalkan sehingga memberi dampak positif untuk masyarakat.

Ia menilai, potensi agribisnis besar utamanya di Sulsel.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved