Opini
Tekad Kembali Belajar
Mulai 9 Januari 2023 para siswa TK sampai SMA/SMK di Makassar kembali masuk sekolah. Setelah libur sekitar 2 pekan mereka kembali belajar di sekolah.
Oleh: Syamril ST MPd
Rektor Kalla Institute dan Direktur Sekolah Islam Athirah
TRIBUN-TIMUR.COM - Mulai 9 Januari 2023 para siswa TK sampai SMA/SMK di Makassar kembali masuk sekolah. Setelah libur sekitar 2 pekan mereka kembali belajar di sekolah sesuai tingkatan masing-masing. Belajar di semester genap sebelum kenaikan kelas dan kelulusan di bulan Juni 2023.
Kembali belajar dari suasana libur tentu perlu adaptasi kembali. Biasanya pekan pertama masih tahap penyesuaian sebelum kembali dalam posisi kecepatan maksimum dalam belajar.
Ada 5 hal yang perlu diperhatikan agar dapat cepat kembali onfire dalam belajar. Kelima kunci dapat disingkat dalam kata TEKAD yaitu Tujuan, Ewako (energi, waktu, konsentrasi), Keker (keterbukaan dan kerja sama), Anak (antusias dan aktif), Do'a.
Apapun yang dilakukan maka ketahui dulu tujuannya. Demikian pula dengan belajar dan mengajar.
Bagi siswa tujuan belajar adalah mencari ilmu sebagai bekal masa depan. Mengembangkan kompetensi diri agar siap menghadapi tantangan zaman. Ada 4 kategori yang disiapkan yaitu mengelola diri sendiri, mengelola tim, mengelola pekerjaan dan kemampuan berpikir.
Selain itu juga membangun karakter yang baik dan kuat. Karakter baik terkait moralitas dan etika. Karakter kuat terkait daya juang dan kepemimpinan.
Tentu saja juga menguatkan jasmani dan ruhani. Harapannya akan menjadi generasi unggul yang 5-ar yaitu pintar, tegar, segar, bugar dan benar. Pintar dari sisi pengetahuan, tegar secara mentalitas dan daya juang, segar dalam berfikir kritis dan kreatif, bugar fisik sehat jasmani, benar karena berpegang teguh pada nilai-nilai dan ajaran agama.
Bagi guru yang menjadi fasilitator belajar, tujuannya dapat dirangkum dalam kata idaman yaitu ibadah, dakwah dan manfaat. Ibadah terkait niat karena Allah.
Ini berlaku untuk siswa dan guru agar lelah dalam belajar mendapatkan pahala karena lillah. Dakwah karena mengajak siswa kepada kebaikan dan kebenaran. Harapannya dapat menjadi manusia yang bermanfaat.
Agar tujuan dapat tercapai maka butuh ewako yaitu energi, waktu dan konsentrasi. Dalam belajar ada proses berfikir yang menguras energi yang besar.
Oleh karena itu sebelum belajar siswa harus mendapatkan asupan makan yang bernutrisi tinggi. Lengkap karbohidrat, protein, mineral dan vitamin. Tentu juga minum yang cukup serta oksigen yang memadai dan segar jauh dari polusi yang melebihi ambang batas.
Selain energi belajar juga membutuhkan waktu yang diatur dalam jadwal pelajaran dari pagi sampai siang atau sore. Jadi waktu tersedia cukup memadai.
Ternyata energi dan waktu saja tidak cukup. Belajar juga butuh konsentrasi. Meskipun waktu memadai, jika tidak konsentrasi dan fokus maka belajar tidak akan efektif. Konsentrasi dan fokus ini membutuhkan kemampuan mengelola pikiran. Menjaga pikiran dari segala pengganggu dan pengalih konsentrasi.
Selanjutnya unsur ketiga dalam TEKAD belajar yaitu keker (keterbukaan dan kerja sama). Keterbukaan dibutuhkan karena otak atau pikiran ibarat parasut, hanya bekerja jika dalam keadaan terbuka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Syamril-Rektor-Institut-Teknologi-dan-Bisnis-ITB-Kalla-45.jpg)