Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Opini: Berhitung

Kesalahan dalam mengambil keputusan akan mengakibatkan kerugian bagi dirinya, keluarganya, dan juga kelompoknya.

DOK PRIBADI
Dosen Ilmu Komunikasi Unhas, Abdul Gafar 

Oleh: Abdul Gafar
Pendidik di Departemen Ilmu Komunikasi Unhas Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM - Manusia dalam menata kehidupannya perlu melakukan perhitungan yang cepat dan tepat.

Kesalahan dalam mengambil keputusan akan mengakibatkan kerugian bagi dirinya, keluarganya, dan juga kelompoknya.

Oleh karena itu, pelajaran berhitung diperlukan dalam banyak sektor kehidupan kita.

Dalam hitungan yang biasa dikenal ada 4 pembagian kelompok yakni : mengali, membagi, menambah, dan mengurangi.

Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, berhitung dijadikan pedoman dalam bertindak.

Untung-rugi sangat ditentukan oleh ketepatan berhitung. Pada golongan masyarakat tertentu, ada orang yang tidak pandai membaca dan menulis, namun dapat berhitung dengan cepat dan tepat.

Contoh, pedagang kecil kaki lima yang di emperan. Berhitung cepat tanpa menggunakan kalkulator.

Jika sudah punya gerai, maka alat bantu diperlukan karena hitungan semakin kompleks. Ini contoh perilaku dan keterampilan berhitung dalam dunia perdagangan.

Bagaimana dalam dunia politik kita di negeri ini ? Hitungan-hitungannya dikenal dengan ‘kecermatan’ yang luar biasa.

Dunia politik adalah medan pertempuran yang memperhitungkan kekuatan lawan dan kawan.

Betulkah begitu? Dalam dunia politik, tiada kawan dan lawan yang abadi, kecuali kepentingan yang diutamakan.

Tampaknya begitulah dalam kenyataan. Seorang bakal calon legislator sudah harus dapat memetakan seberapa besar suara yang diduga mendukungnya.

Jika hitungannya meyakinkan, barulah coba-coba melemparkan isu tentang rencana pencalonannya.

Ini baru hitungan suara yang mungkin dicapai. Lalu, persoalan yang paling utama adalah berapa banyak anggaran yang mesti dipersiapkan untuk posisi tersebut ? Siapa-siapa saja tim pendukung yang akan bekerja menunjang keberhasilannya ? Penulis tidak mengatakan ‘tim sukses’, karena boleh saja yang didukungnya gagal, namun tim sukses telah berhasil mendapat bayaran yang memuaskan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved