Puluhan Rumah di Sidrap Rusak Diterjang Angin Kencang

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sudarmin mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan assessment di beberapa kecamatan.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Ari Maryadi
ISTIMEWA
Puluhan rumah warga di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, rusak akibat diterjang angin kencang, Selasa (3/1/2023) dini hari. 

TRIBUNSIDRAP.COM, SIDRAP - Puluhan rumah warga di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, rusak akibat diterjang angin kencang, Selasa (3/1/2023) dini hari.

Rata-rata kerusakan terjadi pada atap rumah warga. Atap rumah warga berterbangan hingga ke jalan.

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Saat ini, BPBD Sidrap sementara melakukan assessment di lokasi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sudarmin mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan assessment di beberapa kecamatan.

"Ada puluhan rumah. Tapi, sementara anggota kami TRC masih melakukan assessment di lapangan. Kami akan informasikan apabila data sudah lengkap," kata Sudarmin saat dihubungi.

Dikatakan, ada beberapa kecamatan yang terdampak angin kencang.

"Jadi ada beberapa kecamatan yang terdampak. Yakni Kecamatan Baranti, Watang Pulu, Dua Pitue, dan Maritengngae," jelasnya.

Lebih lanjut, Sudarmin menuturkan, BMKG Wilayah IV Makassar telah mengeluarkan peringatan dini cuaca di Sulawesi Selatan.

Peringatan dini tersebut selama tujuh hari mulai 3-9 Januari 2023.

"Jadi prakiraan tanggal 3-9 Januari 2023, terjadi hujan dengan intensitas lebat dan angin kencang yang cenderung terjadi pada dini hari sampai pagi hari di daerah Sulsel termasuk di Sidrap," jelasnya.

Sudarmin pun mengimbau kepada warga Kabupaten Sidrap agar tetap waspada dan hati-hati.

"Dini hari tadi, sudah terjadi angin kencang. Jadi kita harus tetap waspada dan hati-hati. Apalagi semalam angin kencang lumayan lama dan sampai membuat atap rumah warga berterbangan. Jadi perlu meningkatkan kewaspadaan saat melakukan kegiatan," imbuhnya.

Laporan jurnalis Tribunsidrap.com, Nining Angreani.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved