Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bupati Sidrap Jadi Sopir Ambulans Antar Jenazah Ketua PGRI ke Peristirahatan Terakhir

Syahar mengendarai langsung mobil ambulans mengantar jenazah Ketua PGRI Cabang Panca Rijang Rustam Efendy Rasyid

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Humas Setda Sidrap | Editor: Ari Maryadi
Humas Pemkab Sidrap
BERDOA - Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif didampingi Wakil Bupati Nurkanaah melepas jenazah almarhum Dr. H. Rustam Efendy Rasyid, S.H., S.Pd., M.Pd. di rumah duka, Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Rabu (29/10/2025). 

TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP -- Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif turun gunung jadi sopir ambulans.

Momen itu terjadi saat mengantar jenazah Ketua PGRI Cabang Panca Rijang Rustam Efendy Rasyid ke peristirahatan terakhir Rabu (29/10/2025).

Syahar mengendarai langsung mobil ambulans tersebut.

Sejumlah rombongan motor ikut dari belakang.

Video pengantaran jenazah itu viral di Instagram.

Sebelum jadi bupati, Syahar dulu bekerja sebagai sopir.

Rustam Efendy Rasyid Ketua PGRI Cabang Panca Rijang sekaligus guru UPT SMAN 1 Sidrap, serta dosen di Universitas Muhammadiyah Sidrap (UMS). 

Kepergian Rustam Efendy Rasyid meninggalkan duka mendalam bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sidrap.

Turut hadir dalam prosesi pelepasan jenazah anggota DPRD Sidrap Abdul Rahman Mustafa, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. Sirajuddin, Plt Kepala Dinas Kominfo Mahluddin, sejumlah tokoh pendidikan, serta pengurus dan anggota PGRI Kabupaten Sidrap, mahasiswa, dan pelajar.

Bupati Syaharuddin menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya sosok pendidik yang dinilai berdedikasi tinggi dalam mencerdaskan generasi Sidrap.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Dengan penuh rasa belasungkawa, kami bersama seluruh hadirin memanjatkan doa agar dosa-dosa almarhum diampuni, amal baktinya diterima oleh Allah SWT, serta arwahnya ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Syahar.

Syaharuddin juga berharap seluruh hadirin memaafkan apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan dari almarhum semasa hidup.

“Mewakili Pemerintah Kabupaten Sidrap, kami memohonkan maaf untuk almarhum. Beliau adalah sosok yang telah banyak berjasa bagi dunia pendidikan dan organisasi guru di daerah ini,” tutupnya.

Suasana haru mewarnai prosesi pelepasan jenazah. Doa dan penghormatan terakhir mengiringi kepergian almarhum yang semasa hidupnya dikenal sebagai pribadi ramah, berilmu, dan berdedikasi tinggi dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Sidrap.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved