Harap Kelestarian Laut, Indah Putri Kumpul 50 Nelayan, Perkenalkan Alat Tangkap Ikan yang Aman

Olehnya itu, nelayan diminta secara efektif dan efisien dalam penggunaan teknologi dan alat tangkap yang aman.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani pada sosialisasi teknologi penangkapan ikan pada sub kegiatan pengembangan kapasitas nelayan kecil, di Aula Hotel Bukit Indah, Selasa (20/12/2022).   

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Nelayan di Luwu Utara diharapkan bisa bekerjasama untuk menjaga kelestarian biota laut.

Olehnya itu, nelayan diminta secara efektif dan efisien dalam penggunaan teknologi dan alat tangkap yang aman.

Juga dianjurkan tidak menggunakan penggunaan alat tangkap yang cenderung merusak biota laut, seperti bom dan bahan berbahaya lainnya.

Kepala Dinas Perikanan dan ketahanan pangan Luwu Utara, Rusdi Rasyid mengatakan untuk mendukung upaya itu, ada 50 nelayan yang diikutkan sosialisasi.

Sosialisasi teknologi penangkapan ikan pada sub kegiatan pengembangan kapasitas nelayan kecil, di Aula Hotel Bukit Indah, Selasa (20/12/2022).

"Ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan khususnya nelayan di Luwu Utara,"

"Dalam melakukan kegiatan penangkapan ikan secara efektif dan efisien dengan penggunaan teknologi dan alat tangkap yang aman," kata Rusdi.

Rusdi Rasyid juga menambahkan bahwa Kegiatan ini diikuti oleh 50 orang peserta yang tinggal didaerah Pesisir kabupaten Luwu Utara.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengatakan sektor perikanan memiliki kontribusi yang tidak sedikit terhadap performa Pemkab Luwu Utara.

Termasuk share kepada PDRB, perikanan ini menjadi sub sektor dari pertanian dalam arti luas,"

"Dan sektor pertanian sendiri memberi kontribusi share PDRB kita sekitar 49,04 persen tentu angka ini sangat besar," kata Indah.

Menurut Indah, sangat penting bagi pemerintah daerah untuk melakukan upaya dalam rangka menjaga pencapaian tersebut.

"Target kita bagaimana meningkatkan nilai tukar nelayan kita dan peningkatan baik itu untuk meringankan beban,"

"Maupun untuk menambah pendapatan keluarga nelayan kita yang ada di Kabupaten Luwu Utara," imbuh Indah.

Indah menambahkan peningkatan kapasitas akan berdampak pada pengetahuan dari masyarakat atau kelompok yang didampingi.

"Kita berharap bukan hanya outputnya yang kita dapatkan tapi outcomenya juga dapat dinikmati oleh teman-teman petani, nelayan termasuk pemerintah daerah,"

"Peformance pemerintah daerah sangat tergantung pada apa yang terjadi di lapangan, kontribusi terbesar itu sesungguhnya datang dari masyarakat," ujar Indah.(*)

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved