Waspada! Virus Asal Bali Intai Ternak Sapi di Makassar
Dua kelurahan dicurigai telah menyebar, yakni Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo dan Kelurahan Romang Tangaya, Kecamatan Manggala.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (DP2) Makassar Evy Aprialty mengatakan, meski sudah zero PMK, wabah lain terhadap hewan ternak juga perlu diwaspadai.
Virus Jembrana misalnya, virus asal Bali ini sudah masuk di Makassar.
Dua kelurahan dicurigai telah menyebar, yakni Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo dan Kelurahan Romang Tangaya, Kecamatan Manggala.
“Virus ini sudah lama, bukan wabah baru, tapi Jembrana lebih cepat penularannya dari PMK,” kata Evy Aprialty.
Di Kecamatan Manggala bahkan sudah ada sekira 10 ekor sapi terjual dicurigai terinfeksi Jembrana dan empat ekor sapi yang dipotong paksa.
Sementara di Kelurahan Lakkang, sapi dicurigai suspek Jembrana telah dikirim sampelnya ke laboratorium yang ada di Maros.
“Itu dicurigai karena ada gejala seperti benjolan menyerang sistem pertahanan tubuh ternak. Jadi kita bedah bangkai sapi sudah mati, diambil sampel hati, jantung, paru, dan ginjal untuk dikirim ke lab,” katanya.(*)