Bawaslu Makassar

Lulus Jadi PNS, Zulfikarnain Mundur dari Komisioner Makassar, Bawaslu Sulsel Cari PAW

Olehnya itu, berdasarkan peraturan Bawaslu, untuk mengisi kekosongan akan dipilih pergantian antar waktu (PAW).

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Anggota Bawaslu Makassar, Zulfikarnain 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar Zulfikarnain mengundurkan diri setelah lulus menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Sehingga saat ini komisioner Bawaslu Kota Makassar tersisa empat orang.

Olehnya itu, berdasarkan peraturan Bawaslu, untuk mengisi kekosongan akan dipilih pergantian antar waktu (PAW).

Bawaslu Sulsel akan menghubungi calon anggota Bawaslu Kota Makassar yang masuk sepuluh besar saat pendaftaran lalu.

Komisioner Bawaslu Sulsel Saiful Jihad mengatakan akan memilih salah satu diantara yang masuk sepuluh besar yakni mulai nomor urut 6 sampai 10.

"Kami menghubungi mereka yang masuk sepuluh besar, dua orang sudah masuk dan 3 orang sudah tidak bersedia," kata Saiful Jihad, Sabtu (26/11/2022).

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Bawaslu Sulsel terlebih dahulu merevisi Perbawaslu lama dengan menghadirkan Perbawaslu No 4/2022.

Sehingga Perbawaslu itu memungkinkan untuk melakukan interview lebih lanjut pendaftar Bawaslu Makassar tahun 2018 lalu yang masuk 20 besar.

"Berdasarkan Perbawaslu ini, Bawaslu RI mencoba menghubungi mereka yang masuk 20 besar untuk meminta kesediaan diinterview lebih lanjut untuk selanjutnya hasil interview tersebut menjadi dasar penetapan anggota Bawaslu mengisi kekosongan yang ada," katanya.

Saiful Jihad menyebutkan telah menghubungi calon yang masuk 10 besar untuk bersedia hadir diinterview.

"Kami sudah hubungi. Ada merespon dan juga ada yang belum memberi respon," katanya.

"Insya Allah dalam waktu dekat, mereka yang menyatakan bersedia akan diundang untuk dilakukan diinterview," Saiful menambahkan.

Ia meminta kepada calon yang memenuhi persyaratan untuk menyampaikan ke Bawaslu Sulsel.

"Insya Allah proses interview calon pengganti antar waktu akan dilakukan dalam waktu dekat oleh Bawaslu RI," ujar Saiful Jihad. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved