Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Joe Biden dan G7 Plus Rapat Darurat di KTT G20 Setelah Polandia Dihantam Rudal, Lavrov Pulang Duluan

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pulang duluan dari KTT G20 setelah rudal Rusia hantam Polandia.

Editor: Ansar
KompasTV
Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengadakan pertemuan darurat Kelompok G7 dan para pemimpin NATO di Bali, Indonesia Rabu pagi, (16/11/2022) untuk konsultasi setelah Polandia yang anggota NATO mengatakan ada rudal yang menghantam negaranya dekat perbatasan Ukraina Selasa malam, (15/11/2022) yang menewaskan dua orang. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Presiden Amerika Serikat Joe Biden menggelar rapat darurat dengan para pemimpin G7 Plus terkait serangan rudal Polandia.

Rapat darudat tersebut membuat agenda delegasi Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 ke Taman Hutan Raya (Tahura) Bali mundur satu setengah jam.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pulang duluan dari KTT G20 setelah rudal Rusia hantam Polandia.

Soal Informasi mundurnya agenda delegasi G20 ke Bali tersebut disampaikan Deputi Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Dalam laporannya Bey menjelaskan bahwa agenda para delegasi di hari terakhir KTT G20 yang seharusnya diisi dengan kegiatan peninjauan di hutan mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai harus diundur.

Sebagai gantinya, presiden Indonesia Jokowi mengajak pemimpin negara-negara G20 dan para awak media untuk berjalan-jalan meninjau tahura sambil menunggu rapat darurat para anggota G7.

"Ini menunggu delegasi negara, waktunya mundur 1-1,5 jam," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Rabu (16/11/2022).

Penundaan ini terjadi lantaran semua pemimpin dari kelompok G7 di antaranya seperti Amerika Serikat, Inggris, Italia, Jerman, Kanada, Prancis kecuali Jepang tengah menggelar pertemuan untuk menyelidiki penyebab serangan rudal Rusia yang menewaskan dua warga sipil, seperti yang dilansir dari swissinfo.

Sebelum pertemuan tersebut digelar, Biden telah menelepon Presiden Polandia Andrzej Duda untuk membahas langkah lanjutan, namun karena posisi para pemimpin G7 masih berada di Indonesia sehingga pembicaraan tatap muka terpaksa ditunda.

Meski Rusia dengan tegas menolak tuduhan tersebut, namun dengan adanya serangan di Przewodowd yang berjarak 15 mil dari perbatasan Ukraina memicu hadirnya potensi eskalasi besar dari anggota NATO untuk mempertahankan Polandia.

Sementara itu usai serangan terjadi, sejumlah pemimpin negara Eropa, termasuk Macron dan Scholz diketahui telah merilis pernyataan simpati terhadap warga Polandia. Walau para pemimpin G7 telah menyerukan dukungan pada Polandia, akan tetapi para anggota pakta ini belum mengungkap langkah apa yang akan diambil untuk mengutuk tindakan Rusia.

“Telah ada keputusan untuk meningkatkan status kesiapan beberapa unit tempur dan dinas berseragam lainnya,” ujar Juru bicara pemerintah Polandia Piotr Muller setelah rapat darurat dewan keamanan nasional digelar.

Lebih lanjut setelah pertemuan darurat tersebut, para pemimpin G20 yang mengenakan kemeja putih dan beberapa topi baseball dengan logo G20, langsung ikut bergabung untuk berpartisipasi dalam upacara penanaman pohon bakau sebagai tanda perang melawan perubahan iklim.

Lavrov Pulang Duluan dari KTT G20 Usai Rudal Rusia Hantam Polandia

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengecam negara-negara
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengecam negara-negara Barat karena mencoba mempolitisasi deklarasi bersama pada KTT G20 di Bali, dan menuduh Barat memaksakan adanya kalimat yang mengutuk serangan Rusia ke Ukraina atas nama semua negara peserta. (Sumber: Tangkapan Layar YouTube Kompas TV/Dina Karina )

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov meninggalkan rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali sejak Selasa (15/11/2022) malam.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved