Pajak

Sudah Akhir Tahun, Realisasi PBB-P2 Palopo Baru 62,34 Persen

Ibnu Hasyim mengatakan data penerimaan rekapitulasi pokok PBB dan realisasi per tanggal November 2022 Rp 3.095.788.588. 

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Muh. Irham
ist
Kepala Badan Pendapataan Daerah (Bapenda) Kota Palopo, Ibnu Hasyim. 

WARA, TRIBUN-TIMUR.COM  - Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, baru terealisasi 62,34 persen.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Palopo, Ibnu Hasyim.

Ibnu Hasyim mengatakan data penerimaan rekapitulasi pokok PBB dan realisasi per tanggal November 2022 Rp 3.095.788.588. 

Jika itu dipresentasikan, baru mencapai 62,34 persen.

Meski begitu, Ibnu Hasyim yakin pihaknya dapat mencapai target yang dibebankan.

"Kami optimis bisa capai target 90 persen di akhir tanggal jatuh tempo yaitu tanggal 30 November 2022," kata Ibnu Hasyim, Kamis (10/11/2022).

Adapun realisasi wilayah, yakni Kecamatan Wara Rp 873.124.007 atau 62,16 persen.

Wara Selatan Rp 402.061.738 atau 49,86 persen.

Telluwanua Rp 226.773.834 atau 64,80 persen.

Wara Utara Rp 398.787.686 atau 60.93 persen.

Wara Timur Rp 607.071.513 atau 74,94 persen.

Sementara Wara Barat Rp 101.537.607 atau 59,86 persen.

Bara Rp 280,918.524 atau 60.67 persen.

Mungkajang Rp 123.206.021 atau 69,69 persen.

Serta Sendana Rp 81.647.936 atau 63,05 persen.

"Kami menghimbau kepada camat untuk monitoring kepada setiap kelurahan masing-masing dan petugas penagihan untuk kerja keras sampai batas akhir yang tentukan," ujarnya.

PBB-P2 adalah salah satu jenis pajak yang diselenggarakan pemungutannya oleh Bapenda.

Objek PBB-P2 adalah bumi atau bangunan yang dimiliki, dikuasai, dan dimanfaatkan oleh orang pribadi atau badan.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved