Ruang Kelas Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Siswa Terpaksa Belajar di Gudang
Kedua ruang dinyatakan tidak layak dan tidak aman untuk digunakan sebagai tempat belajar.
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM - Empat bulan pasca plafon dua ruang kelas di SDN 15 Salolo, Kota Palopo, rusak akibat serangan rayap, hingga kini belum ada perbaikan dari pihak berwenang.
Kerusakan terjadi pada 18 Juni 2025, ketika plafon ruang kelas V ambruk.
Plafon ruang kelas VI juga mengalami kerusakan serupa.
Kedua ruang dinyatakan tidak layak dan tidak aman untuk digunakan sebagai tempat belajar.
Akibatnya, kegiatan belajar mengajar terpaksa dipindahkan ke ruangan lain yang tidak representatif.
Salah satunya ruang Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang menyatu dengan gudang, serta ruang agama Kristen.
“Satu kelas belajar di ruang PJOK, satu lagi di ruang agama Kristen,” ujar Kepala SDN 15 Salolo, Irawati Shelly, Minggu (5/10/2025).
Irawati mengatakan, kondisi ruang pengganti sangat memprihatinkan.
Ruangan sempit dan penuh barang, sehingga siswa harus belajar dalam kondisi berdesakan.
“Siswa kurang nyaman karena ruangannya sempit dan tidak dirancang untuk kegiatan belajar,” tambahnya.
Ia menyebutkan, pihak sekolah telah dua kali mengajukan permohonan perbaikan kepada dinas terkait, namun belum mendapatkan respons atau realisasi.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Palopo, Alfri Jamil, menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut.
Ia menyebut situasi yang dialami siswa SDN 15 Salolo sangat memprihatinkan.
“Anak-anak terpaksa belajar di ruangan yang menyatu dengan gudang. Ini sangat miris,” ujarnya.
Menurut Alfri, DPRD Kota Palopo sebenarnya telah mengusulkan anggaran renovasi ruang kelas melalui Forum Badan Anggaran (Banggar).
| SMPN 1 Barru Terima 288 Siswa Baru, Pendaftaran Bisa Dibantu di Sekolah |
|
|---|
| 278 Sekolah SD di Luwu Buka Pendaftaran Murid Baru, Daya Tampung 7000 Siswa |
|
|---|
| PSM Makassar Berburu 'Ramang Muda' di Palopo |
|
|---|
| 918 Siswa Bersaing Kelas Unggulan di SMAN 2 Makassar, Orang Tua Menunggu Depan Pagar |
|
|---|
| Ahmad Imam Masjid Korban Pengeroyokan Emak-emak di Palopo Kini Tersangka, Terancam 3 Tahun Penjara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kondisi-ruang-kelas-V-SDN-15-Salolo-Kota-Palopo.jpg)