Pemkot Makassar

Jelang Akhir Tahun Belanja Pemkot Makassar Masih Minim

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar menjadi OPD dengan realisasi belanja paling minim, hanya 10,28 persen.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Muh. Irham
TRIBUN-TIMUR.COM/ANDI MUHAMMAD IKHSAN WR
Gedung Balaikota Makassar, di Jl Ahmad Yani 02, Kecamatan Ujung Pandang 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Makassar masih memiliki realisasi anggaran di bawah 30 persen. 

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar menjadi OPD dengan realisasi belanja paling minim, hanya 10,28 persen.

Dari target Rp 636 miliar yang terealisasi baru Rp 65 miliar. 

Disusul Dinas Lingkungan Hidup (DLH) 26,09 persen atau Rp36,9 miliar dari target belanja Rp141,7 miliar.

Selanjutnya, Dinas Sosial dengan realiasi 29,10 persen atau Rp8,1 miliar dari target belanja Rp28,1 miliar.

Dari 51 OPD, baru 31 OPD yang memiliki serapan anggaran diatas 50 persen.

Paling tinggi serapannya ada di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan realiasi 70,35 persen atau Rp25,6 miliar dari target belanja Rp36,3 miliar.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman mengatakan,  idealnya semua pencapaian baik fisik maupun keuangan sudah di angka 70 persen pada November ini.

"Minimal 65 persen karena Desember itu hitungannya sudah tidak signifikan paling diangka 5 persen realisasinya, begitu akhir bulan tutup 70 persen sudah sangat baik," katanya. 

Minimnya serapan anggaran di beberapa OPD akan mempengaruhi capaian belanja Pemkot Makassar secara keseluruhan.

Dimana serapan anggaran Pemkot Makassar per 10 November baru 46,87 persen atau Rp2,2 triliun dari Rp4,6 triliun target belanja di 2022.

Persoalannya bukan karena tak ada kas daerah kata Helmy, melainkan adanya kendala yang ditemui beberapa OPD dalam menjalankan programnya.

"Pendapatan masuk, uang masuk, tapi belanja pemerintah rendah," katanya.

Kendala yang dihadapi beberapa OPD antara lain kajian program belum selesai, perencaan atau detail engineering design (DED) selesai, hingga perizinannya.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved