Waspada Gagal Ginjal
Kenali Gagal Ginjal Akut bagi Anak, Perhatikan Urine Jika Demam
Sudah ada 100 lebih anak di Indonesia meninggal dunia karena penyakit tersebut.
Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Acute Kidney Injury (AKI) atau gagal ginjal akut kini menghantui anak di Indonesia.
Sudah ada 100 lebih anak di Indonesia meninggal dunia karena penyakit tersebut.
Di Sulawesi Selatan, kasus terkonfirmasi terpapar gagal ginjal akut satu orang.
Anak tersebut telah meninggal dunia dan berasal dari Kabupaten Luwu Timur.
Sementara tujuh anak dengan rentang usia delapan bulan hingga 12 tahun, masih sementara diselidiki oleh Dinas Kesehatan Sulsel dengan stakeholder terkait.
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Rosmini Pandin mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dengan penyakit ini.
Ia meminta kepada masyarakat untuk selalu memantau anaknya.
Jika terdapat gejala seperti demam, batuk, flu, dan diare, orangtua harus segera memeriksa urine anaknya.
Sebab dengan memeriksa urine, bisa diketahui ginjal berfungsi dengan baik atau tidak.
Normalnya, kata dia, anak kencing 3 sampai 8 kali dalam sehari semalam.
Jika ada anak kencing di bawah angka tersebut atau tidak sama sekali, orangtua harus waspada dan segera merujuk anaknya ke dokter.
Ia melarang orangtua untuk membeli obat dan memberikan kepada anak tanpa melalui dokter.
"Jadi di situ poinnya. Kalau demam, kita harus berhati-hati. Segera periksa urinenya," katanya kepada media di Kantor Gubernuran Sulsel, Jl Urip Sumoharjo Makassar, Senin (24/10/2022).
Khusus di Sulsel, Rosmini Pandin mengatakan telah melakukan evaluasi data dengan stakeholder terkait.
Dari data yang dikumpulkan dan diselidiki, ada delapan anak dengan rentang usia delapan hingga 12 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wahyuu-ddii111n.jpg)