Headline Tribun Timur
Solihin Kalla: Ketidakpastian Ekonomi Hanya di Kepala Ekonom
Respon optimistis Solihin Kalla menjawab bagaimana pelaku usaha menyikapi ketidakpastian resesi ekonomi global akibat perang Ukraina-Rusia.
Memasuki tahun keempat menjadi pengambil keputusan tertinggi di perusahaan ‘milik pribumi’ tertua di timur Indonesia, ini Kalla Group justru mulai banyak dilirik investor dan kolaborator asing.
Dia mengibaratkan, sektor energi dan manufaktur garapan Kalla, sebagai gadis perawan yang banyak dipinang investor.
Menurutnya, likuiditas usaha yang perform, dan mengedepankan nilai lokal, dan lingkungan, serta tidak melulu mengejar profit melainkan manfaat ke masyarakat, Kalla tengah menatap masa depan baru usaha.
“Boleh dibilang, kami lah satu-satunya perusahaan energi lokal yang memanfaatkan air sebagai sumber daya energi terbarukan. Dari 200 MW kita menuju 1 GigaWatt,” ujarnya.
Lirikan itu, ujarnya terlihat dari banyaknya tawaran pinjaman modal dari bank asing yang bunganya 0,4 persen, justru di saat bank lokal masih menawarkan bunga dua digit.
“Tapi karena komitmen lokal, kami tetap pakai kredit dari HIMBARA, itu komitmen kami.” ujar Ihin.
Dia mengeritik, pemain tambang di wilayah Sulawesi, ibarat pengusaha properti untuk investor dan pemodal asing.
“Pengusaha kita hanya jadi industri pendukung pertambangan. Belum menjadi pemain utama. Uangnya mengalir ke luar. Kita hanya sewakan lahan, power plant, smelter, dan angkutan. Kita hanya dapat limbah dan sampahnya.”
Dia berharap, kepada pemerintah untuk tetap berpihak ke pengusaha lokal. “Tamu juga harus ikut aturan tuan rumah.
Kami selalu memikirkan lokal. Keuntungan nomor 2, mandat ke masyarakat nomor satu,” kata Ihin.
Keajaiban Sulsel
Peringatan gelap dan suram perekonomian tahun 2023 diprediksi tak “berlaku” di Sulsel. Ekonom nasional, Wijayanto Samirin, menyebut Sulsel punya keajaiban. Perekonomian daerah ini takkan goyang oleh krisis global.
“Sulsel suatu keajaiban. Pertumbuhan ekonominya rata-rata selalu dua persen dari pertumbuhan nasional,” kata Wijayanto dalam CEO Business Forum 2022 di Saoraja Wisma Kalla.
Wijayanto mendorong Sulsel berinovasi menghadapi ancaman krisis ekonomi. Menurutnya, krisis ekonomi yang bakal terjadi berbeda dengan krisis ekonomi sebelumnya.
Dampak bagi Indonesia moderat saja, tetapi kemungkinan cukup panjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Ekonom-Wijayanto-Samirin-saat-jadi-pembicara-di-CEO-Busines-Forum-2022.jpg)