Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Hampir Rp3 Triliun Anggaran di Pemkot Makassar Tidak Terserap, Ada Apa?

Artinya, sisa tiga bulan lagi kesempatan Pemkot Makassar untuk membelanjakan anggaran sesuai yang direncanakan.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/SITI AMINAH
Wali Kota Makasar Danny Pomanto di Kantor Balai kota Makassar, Jl Ahmad Yani, Selasa (20/9/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Serapan Anggaran Pemerintah Kota Makassar masih diangka 35,44 persen .

Padahal, sekarang ini tahun anggaran berjalan sudah memasuki triwulan ke empat.

Artinya, sisa tiga bulan lagi kesempatan Pemkot Makassar untuk membelanjakan anggaran sesuai yang direncanakan.

Pemkot Makassar juga sudah merevisi target belanja dan pendapatan dalam APBD Perubahan yang diketuk 30 September lalu.

Total belanja Pemkot Makassar dalam APBD Perubahan sebanyak Rp4,6 triliun.

Mengalami pengurangan dari APBD Pokok hampir mencapai Rp5 triliun.

Data dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, realisasi anggaran per 27 September baru Rp1,7 triliun atau 35,44 persen.

Jika dibandingkan dengan target belanja sesuai APBD Perubahan Rp4,6 triliun maka Pemkot Makassar belum membelanjakan dana hampir Rp3 triliun.

Seperti biasanya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang paling rendah serapannya yakni Dinas Pekerjaan umum (PU).

PU hanya mampu membelanjakan 5,69 persen atau Rp51,2 miliar dari Rp899,2 miliar anggaran yang dimiliki.

Peringkat kedua terbawah yakni Dinas Pemuda dan Olahraga baru13,8 persen atau Rp33,6 miliar dari Rp243,7 anggaran di 2022.

Kemudian peringkat ketiga terbawah yakni Dinas Perdagangan dengan serapan Rp8,2 miliar atau 18 persen dari Rp45 miliar anggaran.

Minimnya serapan anggaran dari tiga OPD diatas menjadi sorotan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar.

Anggota Fraksi PAN DPRD Makassar, Sangkala Saddiko menilai minimnya serapan anggaran disebabkan karena perencanaan OPD yang tidak baik.

Meraka hanya mengusulkan program tanpa dibarengi perencanaan yang matang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved