Karutan Makassar Diperiksa Timsus Bentukan Kakanwil Kemenkumham Pasca Kaburnya Napi dari Penjara

Ia merupakan warga binaan kasus penganiayaan atau narapidana pasal 351 (ayat 1) dengan putusan 1 tahun 6 bulan.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Saldy Irawan
DOK KEMENKUMHAM
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkumham Sulsel), Liberti Sitinjak 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Warga binaan berinisial yang kabur dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar, pria berinisial A.

Ia merupakan warga binaan kasus penganiayaan atau narapidana pasal 351 (ayat 1) dengan putusan 1 tahun 6 bulan.

Kaburnya A dibenarkan Kepala Rutan Kelas I Makassar, Moch Muhidin.

Ia menjelaskan, pelarian warga binaan itu berlangsung pada hari Kamis Tanggal 1 September 2022 sekitar pukul 19.34 WITA. 

Dalam perjalanan masa hukumannya, A dipekerjakan sebagai korvey dapur karena dinilai cakap dan berkelakukan baik berdasarkan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

"Setelah melihat rekaman CCTV napi kabur di sekitar area dapur dengan cara memanjat tembok dan teralis pembatas menggunakan selang," kata Moch Muhidin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/9/2022) malam.

Dari kejadian tersebut, pihak Rutan Kelas I Makassar, lanjut Muhidin, langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat dan melakukan pencarian.

"Kami langsung melaporkan ke Polsek Tamalate kemudian Polres Gowa dan Polda Sulsel. Untuk pencarian napi kabur tersebut masih dilakukan hingga hari ini," ujarnya.

Selain itu, lanjut Muhidin juga dilakukan penyisiran di sekitar rumah-rumah A.

"Menyisir rumah dan orang-orang terdekatnya. Selain itu secara internal kami juga laporkan ke kantor wilayah," sebutnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved