Penganiayaan di Pinrang

Meski Damai, Oknum Polisi yang Pukul Perempuan Paruh Baya di Pinrang Ditempatkan di Sel Khusus

Oknum polisi Aipda S yang aniaya perempuan paruh baya di Pinrang telah diperiksa Propam Polres Pinrang.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tangakapan layar video viral
Video oknum polisi melakukan pemukulan dan mengancam perempuan paruh baya di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. kejadian tersebut terjadi di Dusun Waetuoe, Desa Waetuoe, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Kamis (15/9/2022) sekira pukul 14.00 Wita. 

TRIBUNPINRANG.COM, PINRANG - Oknum polisi Aipda S yang aniaya perempuan paruh baya di Pinrang telah diperiksa Propam Polres Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal itu dikatakan Kapolres Pinrang, AKBP Moh Roni Mustofa saat ditemui awak media, Minggu (18/9/2022).

"Sudah diperiksa Propam dan ditahan di sel khusus Polres Pinrang," ujarnya.

Dikatakan, Aipda S dan korban sudah sepakat berdamai. Namun, pihaknya tetap memproses Aipda S.

"Statusnya belum ada. Masih kita kembangkan. Tapi, sementara ini Aipda S ditahan selama kurang lebih lima hari,"bebernya.

Sebelumnya diberitakan, video oknum polisi melakukan pemukulan dan mengancam perempuan paruh baya di Kabupaten Pinrang, Sulsel, viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 1 menit 27 detik itu, terlihat oknum polisi tersebut memegang leher perempuan paruh baya menggunakan satu tangannya.

Kemudian tangan kanannya, menunjuk-nunjuk korban.

"Kurang ajara ko iko, waherku siladda mulei iko lao pekang'i (Kurang ajar kamu, bapak saya yang urus empang ikannya, kamu yang pergi mancing hasilnya)," kata oknum polisi tersebut dalam bahasa Bugis.

Perdebatan kedua orang tersebut terus berlangsung.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved