Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Headline Tribun Timur

Giliran Buruh Turun Demo

Buruh Makassar siapkan demo ke Polda Sulsel, Kejati Sulsel, dan Disnakertrans Sulsel. Menamakan diri Aliansi Perjuangan Rakyat (Alpar).

TRIBUN TIMUR/SALDY
Aksi buruh di Momen May Day di Fly Over, Makassar, Senin (1/5/2017). Diketahui buruh Makassar siapkan demo ke Polda Sulsel, Kejati Sulsel, dan Disnakertrans Sulsel. Menamakan diri Aliansi Perjuangan Rakyat (Alpar), mereka turun demo pada Senin (19/9/2022). Alpar mengusung tema aksi, hentikan kriminalisasi terhadap pekerja/buruh dan menyerukan agar Restoratif Justice jangan hanya dijadikan selogan. 

Selain itu, Said juga menilai daya beli masyarakat kecil sudah merosot 30 persen akibat angka inflasi yang berdasarkan perhitungan Partai Buruh tembus di angka tujuh persen. "Dalam situasi seperti ini, tidak mungkin rakyat kecil bisa bertahan," tegasnya.

Sementara itu, menurut Said, Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan pemerintah sebesar Rp150 ribu per bulan selama 6 bulan tak lebih dari "gula-gula" dan tidak ada manfaat.

BLT sebagai bantalan itu kata Said hanya sia-sia.

"Karena itulah mengapa kemudian Partai Buruh bersama kelas pekerja menggelar aksi besar-besaran puluhan ribu buruh pada tangga 4 Oktober," ucapnya.

Selain menolak kenaikan harga BBM, aksi Partai Buruh pada 4 Oktober nanti juga akan menyuarakan penolakan omnibus law.

Menurutnya dengan inflansi 15 persen lebih, tahun depan upah sudah dinyatakan tidak naik kembali.

"Berarti sudah tahun keempat tidak naik upah. Inilah Menteri Tenaga Kerja terburuk.

Tidak mengerti persoalan dan melindungi pengusaha hitam,” ujarnya.

Said mengatakan kaum buruh akan menggelar aksi lebih besar jika aksi 4 Oktober tidak digubris pemerintah.

Sebelumnya, pada Selasa (6/9), Partai Buruh juga telah melakukan demonstrasi di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Mereka menuntut DPR RI membentuk panitia kerja atau panitia khusus BBM sebagai langkah untuk menurunkan harga BBM.

Pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM jenis Pertalite, Solar, dan Pertamax pada Sabtu (3/9) pukul 13.30 WIB.

Harga Pertalite yang semula Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, Solar naik dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter, dan Pertamax naik dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter.

Keputusan pemerintah menaikkan harga BBM mendapat respons negatif dari publik. Demonstrasi pun bermunculan di sejumlah kota di Indonesia demi menentang kenaikan harga BBM tersebut

HL Tribun Timur edisi Minggu (18/9/2022). (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved