Opini Tribun Timur

Batalyon 120 Makassar

Batalyon 120 Makassar ini merupakan organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang dibentuk oleh Forkopimda Kota Makassar.

Editor: Sudirman
Batalyon 120 Makassar
Sofyan Basri
Sofyan Basri, Dosen Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja

Oleh: Sofyan Basri

Dosen Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja

Malam yang cerah di tanggal 14 Maret 2022, Lapangan Karebosi yang berada di jantung Kota Makassar sangat ramai. Ruang publik yang di bawahnya ada mall itu dihadiri sangat antusias warga Kota Makassar.

Sejumlah pejabat tinggi Kota Anging Mammiri juga turut hadir. Diantaranya Walikota Makassar, Danny Pomanto dan sejumlah pejabat teras di Pemkot Makassar.

Hadir juga para Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar antara lain Kapolrestabes Kota Makassar, Kombes Budhi Haryanto dan perwakilan pejabat dari TNI. Tidak hanya itu, orang nomor satu Polda Sulsel juga hadir, Irjen Pol Nana Sudjana.

Sumber dari media online rakyatku, sekitar 1000-an orang hadir pada kegiatan pengukuhan Batalyon 120 Makassar.

Batalyon 120 Makassar ini merupakan organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang dibentuk oleh Forkopimda Kota Makassar.

Tujuannya sangat mulia, Forkopimda ingin Kota Makassar aman dari tindak kejahatan jalanan; jambert, begal, geng motor dan lain-lain. Data Indonesia research Centre tahun 2013, Kota Makassar pernah menduduki posisi keempat kota tidak aman di Indonesia setelah Kota Medan, Samarinda, dan Palembang.

Kepemimpinan Danny Pomanto pun ketika itu bekerja keras untuk mengatasi masalah sosial tersebut. Pihak Polrestabes pun juga sama, melakukan penelusuran sejumlah geng motor yang ditengarai menjadi aktor di balik teror di Kota Makassar.

Hasilnya, sejumlah geng motor diamankan lalu dilakukan pembinaan. Jika ada yang terbukti melakukan tindak pidana, maka dijebloskan ke penjara.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved