Opini Abdul Gafar
Opini Abdul Gafar: Kontra
Kehidupan ini menjadi indah karena adanya perbedaan yang terjadi di dalam kehidupan kita..
Oleh: Abdul Gafar
Pendidik di Departemen
Ilmu Komunikasi Unhas Makassar
TRIBUN-TIMUR.COM - Kehidupan ini menjadi indah karena adanya perbedaan yang terjadi di dalam kehidupan kita.
Ibarat umpulan tali senar gitar yang berbeda-beda posisi dengan irama yang berbeda ternyata menghasilkan suara yang begitu nyaman terdengar.
Pengaturan ketikan yang bergerak dengan sentuhan lembut dapat menghanyutkan kita dalam hentakan yang naik-turun, cepat dan lambat.
Keserasian dengan alat lainnya turut menambah kenyamanan dari alunan yang bebeda-beda.
Inilah gambaran dunia nyata yang kita rasakan sehari-hari dalam dinamika yang begitu tinggi dan cepat.
Beradu kecepatan dalam pengambilan keputusan terkadang mengabaikan ketepatan.
Konon jaman doeloe dikenal peribahasa ‘alon-alon asal klakon’- biar lambat asal selamat.
Maksudnya mungkin mengutamakan keselamatan namun tetap bergerak dalam hitungan yang tepat.
Hari ini, peribahasa itu tampaknya mulai ditinggalkan oleh bangsa kita. Kalau bisa cepat dan selamat mengapa tidak dilakukan segera. ‘Lebih cepat lebih baik.’
Untuk hal ini, ada yang setuju, namun ada juga yang kurang atau bahkan tidak setuju.
Baca juga: Opini: Pengimplementasian Wawasan Kebangsaan di Kalangan Mahasiswa
Baca juga: Opini Saparuddin Santa: Sepak Bola dan Insting Politik Golkar
Dalam sesuatu urusan terkadang muncul anggapan, kalau bisa diperlambat, mengapa harus dipercepat.
Atau kalau ingin dipercepat, tergantung negosiasinya saja.
Pengalaman hidup banyak memperlihatkan kepada kita bagaimana pengambilan keputusan yang cepat biasanya diikuti tindakan perlawanan.
Sebagai misalnya adanya Undang-Undang Ciptakerja yang ‘dikebut’ pembahasannya oloeh pemerintah dan parlemen ?