Harga BBM Naik
Harga BBM Indonesia Lebih Mahal dari Malaysia - Abu Janda Sentil Pertamina, Erick Thohir, dan Ahok
Abu Janda bandingkan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia dengan BBM di SPBU Vivo dan BBM di Malaysia. Sentil Pertamina, Erick Thohir, dan Ahok
Terkait hal ini, Presiden Jokowi dan beberapa menteri pun membeberkan harga Pertalite sesuai nilai keekonomiannya jika tanpa subsidi.
Lantas, berapa harga Pertalite tanpa subsidi versi mereka?
1. Versi Jokowi
Presiden Jokowi mengungkapkan, harga murni BBM RON 90 Pertalite adalah Rp 17.100 per liter.
Namun masyarakat masih bisa menikmati Pertalite seharga Rp 7.650 per liter berkat subsidi pemerintah.
Jokowi menyampaikan itu saat memberi sambutan dalam acara Silaturahmi Nasional Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) di Sentul Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/8/2022).
"Coba di negara kita bayangkan, kalau Pertalite naik 7.650 harga sekarang ini kemudian naik menjadi, harga yang benar adalah 17.100, demonya berapa bulan?" tanya Jokowi, dikutip dari KompasTV (5/8/2022).
"Naik 10 persen saja demonya saya ingat, naik 10 persen saja demonya dulu 3 bulan. Kalau naik sampai 100 persen lebih, demonya akan berapa bulan?" imbuhnya.
Lebih lanjut, pemerintah sudah mengeluarkan anggaran subsidi tak sedikit, mencapai Rp 502 triliun.
Menurutnya, tidak ada negara lain yang berani memberikan subsidi sebesar yang dilakukan Indonesia.
2. Versi Menko Perekonomian
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan harga asli Pertalite jika tanpa subsidi pemerintah sebesar Rp 13.150 per liter.
Selain Pertalite, Airlangga juga membeberkan bahwa harga jual BBM jenis Pertamax di SPBU Pertamina saat ini masih jauh di bawah harga aslinya.
Saat ini, Pertamax memiliki harga eceran Rp 12.500 per liter dari harga keekonomiannya, yaitu Rp 15.150 per liter.
"Harga keekonomian Pertamax Rp 15.150 per liter, namun kita masih memberikan harga eceran Rp 12.500 per liter," tuturnya dalam konferensi pers, seperti diberitakan KompasTV (17/8/2022).