Harga BBM Naik
Harga BBM Indonesia Lebih Mahal dari Malaysia - Abu Janda Sentil Pertamina, Erick Thohir, dan Ahok
Abu Janda bandingkan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia dengan BBM di SPBU Vivo dan BBM di Malaysia. Sentil Pertamina, Erick Thohir, dan Ahok
Di akhir video, Abu Janda menyebut nama Komisaris Utama Pertamin Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"soal BBM naik, jadi ini itung2an saya orang bodo ya (koreksi kalo salah) ..pak @jokowi bilang harga pertalite RON90 kalo tidak disubsidi Rp 17.100 per liter.
harga RON89 di vivo Rp 8.900 sekarang Rp 10.900 (tidak disubsidi).
harga bensin RON97 di Malaysia RM 4.30 atau Rp 14.200 (tidak disubsidi)
artinya: dibanding vivo & malaysia, harga bensin di Indonesia paling mahal.
jadi kesalahan nya ada di Pertamina, tidak efisien, entah ongkos produksinya terlalu mahal atau kenapa?
yang harus dibenahi ini Pertamina..
masak jualan bensin paling mahal rugi pula 191 trilyun.. maaf pak @erickthohir , katanya bapak lagi benah2 BUMN, benahin ni pak!
cc: pak ahok @basukibtp," tulis Abu Janda pada caption, dikutip Tribun-Timur.com.
Dalam video tersebut, Abu Janda turut menyertakan artikel terkait pernyataan Jokowi yang menyebut harga Pertalite RON90 yang benar (jika tidak disubsidi) yakni Rp 17.100 per liter.
Ada juga artikel terkait harga BBM tidak bersubsidi RON89 di SPBU Vivo Rp 10.900 dan BBM RON97 di Malaysia RM 4.30 atau sekitar Rp 14.200.
Turut disertakan pula artikel terkait kerugian PT Pertamina.
Harga Pertalite Jika Tidak Disubsidi
Sebelumnya diberitakan Kompas.com (20/8/2022), di tengah tingginya harga minyak dunia, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan BBM subsidi untuk masyarakat.
Namun, tingginya konsumsi turut menambah beban anggaran subsidi BBM yang kian membengkak.