Satpol PP Luwu Timur Amankan 7 Pasangan Bukan Suami Istri dan Puluhan Botol Miras di Tomoni

Razia yang dilakukan Satpol PP Luwu Timur menyasar warung dan penginapan-penginapan di wilayah Kecamatan Tomoni.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN ISMAR
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Luwu Timur razia penegakan perda keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Minggu (4/9/2022) malam. Dalam razia itu, Satpol PP mengamankan pasangan kumpul kebo dan puluhan botol minuman beralkohol. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Satpol PP Luwu Timur mengamankan pasangan kumpul kebo dan puluhan botol minuman beralkohol.

Hasil dari razia penegakan perda keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (4/9/2022) malam.

Satpol PP bekerjasama dengan Polres Luwu Timur saat menggelar razia yang dipimpin Kabid Penegakan Perda Ibrahim Yakub.

Razia menyasar warung dan penginapan-penginapan di wilayah Kecamatan Tomoni.

Ditemukan warung yang menjual minuman keras di Desa Beringin Jaya.

Ada 90 botol miras ditemukan tidak memiliki izin dan melewati ambang batas alkohol diatas 14 persen.

Pada pemeriksaan di salah satu wisma ditemukan tujuh pasang tamu dalam satu kamar yang bukan pasangan suami istri.

Kepala Satpol PP Luwu Timur Indra Fawzy mengatakan kegiatan ini sifatnya dalam rangka penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum.

"Kita dapatkan hasil beberapa barang bukti yang disita yakni minuman keras. Kemudian dari penginapan kita juga berhasil dapatkan tujuh pasangan tidak sah," kata Indra, Senin (5/9/2022).

Pemilik miras dan pasangan kumpul kebo  juga diminta membuat surat pernyataan di atas kertas untuk tidak mengulangi lagi.

"Tindak lanjut dari hasil yang didapatkan Satpol PP semestinya ditindak lanjuti dinas sosial terkait bagaimana bentuk pembinaannya," katanya.

"Karena kalau pembinaan bukan sama kami tapi sama dinas sosial," lanjutnya.

Indra mengajak masyarakat menjaga ketertiban dan masyarakat juga bertanggung jawab.

"Untuk menjaga lingkungannya dari hal-hal yang bisa mengganggu ketentraman, ketertiban dan kesusilaan," pesannya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved