SMA Negeri 5 Sinjai

Siswa dan Guru SMA Negeri 5 Sinjai Demo Tolak Siswa Berstatus Narapidana Ikut Belajar di Sekolah Itu

Siswa dan guru SMA Negeri 5 Sinjai melakukan aksi unjuk rasa menolak kebijakan kepala sekolah menerima seorang siswa berstatus narapidana kasus pembun

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muh. Irham
Tribun Sinjai/Samsul Bahri
Ratusan siswa dan guru SMA Negeri 5 Sinjai menolak siswa berstatus narapidana kasus pembunuhan bersekolah di sekolah itu, Kamis (25/8/2022). Mereka juga mendesak kepala sekolah untuk mundur jika protes mereka tidak diterima 

SINJAI UTARA, TRIBUN-TIMUR.COM - Ratusan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di sekolah tersebut, Kamis (25/8/2021).

Siswa mendesak Kepala SMAN 5 Sinjai, Aliuddin untuk menolak menerima seorang siswa yang berstatus narapidana (napi).

Oknum napi tersebut pernah terlibat aksi pembunuhan di halaman kantor Dinas Kominfo Sinjai beberapa bulan lalu.

"Kami siswa menolak napi yang pernah terlibat aksi pembunuhan di terima di sekolah kami," kata seorang siswa SMAN 5 Sinjai, Armansyah saat menyampaikan pernyataan sikapnya di sekolah setempat,  Kamis (25/8/2022).

Mereka menolak pelaku aksi kriminal karena bisa merusak nama baik sekolah mereka.

Selain itu jika ada pelaku kriminal bersekolah di tempat itu dapat mempengaruhi secara psikologi siswa dan guru lainnya.

Selain itu, Aliyuddin juga diminta mundur dari jabatannya sebagai kepala SMAN 5 Sinjai jika tetap menerima oknum siswa tersebut.

Sementara siswa pelaku pembunuhan itu saat ini masih berproses hukum dan masih menjalani penahanan di Rutan Sinjai.

Siswa juga menuntut Aliuddin untuk mensuport kegiatan ekstra kurikuler siswa di sekolah itu.

Sebab selama ini, aktivitas siswa dalam bidang ekstra kurikuler seperti kegiatan seni olahraga futsal dan bidang akademik ekstrnal lainnya dibatasi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved