Breaking News:

Serahkan Bantuan 78 Unit Mesin ke Nelayan, Bupati Lutra: Jangan Gunakan untuk Bom Ikan

Bantuan itu diserahkan simbolis Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani kepada perwakilan kelompok nelayan, Selasa (16/8/2022) kemarin.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Ada 51 kelompok nelayan tersebar di Kecamatan Malangke Barat, Malangke dan Tanalili, Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) memperoleh bantuan 78 unit mesin tempel. Bantuan itu diserahkan simbolis Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani kepada perwakilan kelompok nelayan, Selasa (16/8/2022) kemarin. Foto Saras     

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Ada 51 kelompok nelayan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel) memperoleh bantuan 78 unit mesin tempel.

Nelayan ini tersebar di Kecamatan Malangke Barat, Malangke dan Tanalili.

Bantuan itu diserahkan simbolis Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani kepada perwakilan kelompok nelayan, Selasa (16/8/2022) kemarin.

Indah mengatakan bantuan nelayan ini dibarengi dengan harapan agar tangkapan nelayan meningkat.

"Meningkatnya hasil tangkap nelayan berimplikasi pada pendapatan yang di harapkan meningkat untuk nelayan," kata Indah.

Dalam kurun dua tahun terakhir, Pemkab Luwu Utara juga mengalokasikan anggaran jaminan sosial ketenagakerjaan kepada nelayan.

"Meskipun pandemi yang mengharuskan kita untuk merefocusing anggaran,"

"Namun penganggaran terkait mata pencarian masyarakat itu tidak bisa kita tawar menawar,"

"Ini merupakan komitmen kita kepada masyarakat, apa lagi sektor perikanan menjadi salah satu penyumbang PDRB terbesar di Luwu Utara," kata Indah.

Indah menambahkan, bantuan mesin perahu ini hampir tiap tahun diberikan.

"Anggap ini sebagai sesuatu yang paling berharga sehingga perawatannya seperti merawat keluarga sendiri,"

"Jangan sampai barang baru ini seperti barang tua karena kurang pemeliharaan," ujar Indah.

Indah berharap nelayan mengedepankan pengelolaan laut berbasis laut biru.

Nelayan menangkap ikan dengan metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan, jangan menggunakan bom.

"Jaga keindahannya, jaga habitat biota laut yang ada, karena kalau karang bagus ikan akan tetap berlimpah," pesannya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved