Opini Anwar Arifin AndiPate
Kualitas Manusia
Beberapa hari lalu (10 Dzulhijjah 1443.H atau 9 dan 10 Juli 2022,M) berlangsung Hari Raya Idul Adha di Indonesia yang berkaitan ibadah haji.
Konsumsi susu kita hanya 6,50 liter/kapita/tahun, jauh lebih rendah dari India, 60 liter, Benggalades, 31,55 liter, dan Kamboja, 12, 97 liter.
Juga rakyat kurang mengonsumsi ikan, (hanya 35 kg/kapita/tahun. Pemerintah menargetkan 40 kg.
Berarti Indonesia masih jauh dibawah Malaysia, 45 kg, padahal Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 95.181 km dan wilayah lautan skitar 580 juta hektar (75,32 persen).
Juga rakyat hanya mengonsumsi 11 kg telur perkapita pertahun, padahal Pemerintah menargetkan 40 kg.
Kondisi tersebut menggambarkan rendahnya kesehatan mayoritas rakyat, banyak sakit-sakitan, kurang cerdas, dan miskin. Bahkan masih ada sekitar 27,67 persen anak balita yang bertubuh pendek (stunting) akibat kurang gizi kronis atau gagal tumbuh yang berdampak buruk juga pada kecerdasan anak.
Tak salah jika KUALITAS MANUSIA Indonesia masih terhitung rendah yang membuat ‘modal manusia’ Indonesia juga rendah (peringkat ke-87 dari 188 negara).
Tingkat kecerdasan kita, rata-rata IQ-nya 82, jauh dibawah Singapura (108), Jepang (105) dan Cina (105). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/anwar-arifin-andipate-1-2432022.jpg)